Pembangunan Jalan Akses Fly Over UI Asal-asalan, Kadis PUPR Depok Periksa Pejabat Terkait

Sebelum pengaspalan dilakukan, idealnya ruas jalan mesti disiram dengan lapisan resap pengikat berupa aspal cair secara menyeluruh.

Pembangunan Jalan Akses Fly Over UI Asal-asalan, Kadis PUPR Depok Periksa Pejabat Terkait
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Pengerjaan pembangunan dan pelebaran Jalan akses fly over Universitas Indonesia (FO UI) oleh Pemkot Depok senilai Rp 2,8 miliar yang diduga asal jadi. 

Sebab, hanya ada satu petugas kepolisian yang berjaga dengan satu mobil patrolinya.

Bahkan koordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok dipastikan tidak ada, karena sama sekali tidak ada petugas Dishub Depok di lapangan.

Akibatnya saat pengerjaan, banyak kendaraan dari arah Jalan Margonda Depok termasuk angkutan umum, yang hendak ke Kelapa Dua tidak tahu.

Mereka mesti terjebak beberapa saat di depan ruas jalan yang sedang dikerjakan.

Mereka baru tahu harus lewat mana, saat petugas kepolisian memintanya memutar melalui FO UI untuk menuju ke Jalan Kelapa Dua.

Akibatnya saat pengerjaan pengaspalan jalan, baru saja dilakukan dan pemadatan dengan tandem roller baru dilakukan, belasan kendaraan baik roda dua dan roda empat yang ke arah Jalan Kelapa Dua, sudah melintasi ruas jalan yang baru diaspal.

Otomatis hal ini mengakibatkan kualitas pengaspalan jalan yang dilakukan, menjadi sangat berkurang.

Sebab, aspal basah yang sudah dilintasi kendaraan membuat adanya pergeseran aspal sehingga kekuatannya menurun.

Aldo, salah seorang pengendara atau warga sekitar yang sempat melintasi ruas jalan yang baru diaspal mengaku sama sekali tidak ada pemberitahuan atau rambu penanda di ruas jalan sebelumnya. Sehingga ia terpaksa melintasi ruas jalan yang baru saja diaspal.

"Karena gak ada rambu atau penanda apapun, saya gak tahu dan melintasi saja ruas jalan yang baru di aspal ini. Kalau begini, memang benar yang banyak orang bilang, bahwa pengerjaan infrastruktur di Depok, selalu asal-asalan. Buktinya kordinasi dengan polisi saja gak ada, bagaimana pengerjaannya?" kata dia.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved