Badan Wakaf Al Qur'an Luncurkan Program #2019SejutaQuran Bangkitkan Indonesia

Dalam rangka beri manfaat bagi kaum muslimin di Indonesia, Badan Wakaf Al Qur'an luncurkan program #2019SejutaQuran Bangkitkan Indonesia

ist
Dalam rangka memberikan lebih banyak manfaat bagi kaum muslimin di Indonesia, khususnya di daerah-daerah terpencil hingga pelosok Nusantara, maka pada tahun 2019 BWA meluncurkan program #2019SejutaQuran Bangkitkan Indonesia, Selasa (18/12/2018). 

WARTA KOTA, KEMANG  ------- Badan Wakaf Al Qur’an (BWA) merupakan lembaga Philantropi yang bergerak di bidang wakaf berbentuk Badan Hukum Perkumpulan (BHP) yang didirikan pada tahun 2005 dan memulai aktifitas sosialnya pada tahun 2007.

Project wakaf pertama BWA adalah mengirimkan Al Qur’an Wakaf untuk muslim Papua, dan pada tahun 2009 BWA berhasil merealisasikan Kapal Dakwah Wakaf #1 (pertama) untuk membantu aktivitas dakwah di Papua. 

Setelah itu aktivitas BWA semakin beragam, saat ini BWA memiliki 8 program kegiatan utama yaitu : 1. Wakaf Al Qur’an dan Pembinaan; 2. Wakaf Sarana Air Bersih (Water Action for People); 3. Wakaf Pembangkit Listrik (Tebar Cahaya Indonesia Terang); 4. Wakaf Produktif; 5. Wakaf Khusus Dakwah; 6. Indonesia Belajar; 7. Sedekah Kemanusiaan; 8. Zakat Peer to Peer.

Sejak tahun 2007 hingga bulan September 2018 lalu, BWA telah berhasil merealisasi beberapa project wakaf diantaranya; 450.101 Al Qur’an Wakaf, 24 lokasi Wakaf Sarana Air Bersih, 12 Unit Motor Dakwah, 7 Unit Wakaf Sarana Pembangkit Listrik, 3 Unit Wakaf Kapal Dakwah dan 10 Unit Wakaf Ketinting.

Dalam rangka memberikan lebih banyak manfaat bagi kaum muslimin di Indonesia, khususnya di daerah-daerah terpencil hingga pelosok Nusantara, maka pada tahun 2019 BWA meluncurkan program #2019SejutaQuran Bangkitkan Indonesia. 

Dengan pengalaman mendistribusikan Al Qur’an wakaf selama 11 tahun ini ke berbagai tempat di pelosok Indonesia,

BWA berharap tahun 2019 bisa menjadi landasan kuat bagi bangkitnya kesadaran muslim-muslim di perkotaan untuk membantu saudara-saudara mereka di daerah-daerah terpencil, bahkan hingga pulau-pulau terpencil.

Karena saudara-saudara kita didaerah terpencil sangat membutuhkan Al Qur’an untuk bahan pendidikan ke Islaman di masyarakatnya, dapat dikatakan saat ini banyak daerah terpencil yang membutuhkan Al Qur’an baik mushaf maupun terjemah. 

Menurut Kementerian Agama RI, Indonesia kekurangan sekitar 2 juta Al Qur’an setiap tahunnya, dan kekurangan tersebut belum bisa dipenuhi oleh Kemenag RI selama ini. 

Oleh karena itu BWA mencoba berpartisipasi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat yang membutuhkan Al Qur’an dengan bantuan dari kaum muslimin lainnya yang memiliki kelebihan harta dengan cara berwakaf Al Qur’an.

Fakta bahwa masyarakat daerah terpencil membutuhkan Al Qur’an dapat ditemui dibanyak tempat, BWA pada saat mendistribusikan Al Qur’an wakaf ini seringkali menjumpai keadaan dimana penduduk di suatu desa, terutama anak-anak yang akan belajar Al Qur’an harus antri menunggu giliran karena Al Qur’an yang tersedia di TPA atau Mushola tersebut hanya 1 buah saja.

Bahkan ketika BWA mendistribusikan Al Qur’an terjemah di sebuah pulau di wilayah kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, ada seorang ibu yang begitu bersyukur menerima Al Qur’an terjemah ini. 

Ibu tersebut sampai menangis, karena dia selama ini belum pernah membaca Al Qur’an dengan terjemahannya.

“ Saya tahu ada Al Qur’an terjemah, tapi selama ini saya belum pernah memilikinya bahkan memegangnya pun belum pernah, karena kami disini sulit sekali bila ingin membeli Al Qur’an,” ujarnya.

Dengan kondisi itu, BWA sangat berharap dukungan dari kaum muslimin terhadap program #2019SejutaQuran Bangkitkan Indonesia, agar banyak daerah terpencil yang bisa kita bangkitkan tingkat aqidah dan pendidikan mereka. 

Penulis: Nur Ichsan
Editor: M Nur Ichsan Arief
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved