Tiga Anak Punk Todong Pejalan Kaki Babak Belur Diamuk Warga

Anwar (23), Sendi (20) dan Asep (25) ditangkap anggota Polsek Tanjung Duren, lantaran lakukan penodongan seorang pejalan kaki, Farid (30)

Tiga Anak Punk Todong Pejalan Kaki Babak Belur Diamuk Warga
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Anak punk bernama Anwar (23), Sendi (20) dan Asep (25) ini ditangkap anggota Polsek Tanjung Duren, lantaran melakukan penodongan seorang pejalan kaki, Farid (30), di Jalan Prof Dr Latumenten, Tanjung Duren, Jakarta Barat, Minggu (16/12/2018). 

Laporan Wartawan Warta Kota, Panji Baskhara Ramadhan

Warta Kota, Tanjung Duren - Anwar (23), Sendi (20) dan Asep (25) ditangkap anggota Polsek Tanjung Duren, lantaran lakukan penodongan seorang pejalan kaki, Farid (30), di Jalan Prof Dr Latumenten, Tanjung Duren, Jakarta Barat, Minggu (16/12/2018).

Namun, aksinya ketika itu justru membuat sejumlah warga setempat naik pitam.

"Aksinya justru jadi bulan-bulanan warga saat menodong seorang pejalan kaki, Farid. Ketiga anak punk ini, langsung babak belur. Seketika, Polsek Tanjung Duren yang tengah berpatroli langsung menahan ketiga anak punk itu, yakni Anwar, Aswp dan Sendi," kata AKP Rensa Akta Divia, sebagai Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren, Selasa (18/12/2018).

Rensa mengatakan, aksi ketiga anak punk itu sering dilakukannya di Jalan Latumenten.

Tak hanya itu, ternyata aksinya sering diamati oleh warga setempat.

"Pejalan kaki yang merupakan mahasiswa itu berteriak minta tolong ketika ditodong ketiga anak punk itu dengan pisau. Anak-anak punk, sering nongrong dan meresahkan masyarakat sekitar dan para pejalan kaki.

Dikatakannya, anak punk menodong seringkali menodong para pejalan kaki ramai-ramai. Saat menodong, para anak punk ini meminta ponsel dan uang tunai.

"Para pelaku ini tinggal di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat. Mereka ini memang menodong saja kerjaannya, hasil todong buat mabuk dan nge-lem. Tetapi, mereka yang tubuhnya penuh tatto itu kini dijerat Pasal 365 KUHP tentang tindak pencurian disertai kekerasan. Ancaman minimal 7 tahun penjara," katanya. (BAS)

Penulis:
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved