Pembangunan Jembatan Jalan Camar Depok Tuk Urai Kemacetan Dikebut

Pengerjaan pembangunan jembatan baru yang menghubungkan Jalan Camar dan Jalan Tanah Baru, Kota Depok, terus dikebut.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Andy Pribadi
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Pengerjaan pembangunan jembatan baru yang menghubungkan Jalan Camar dan Jalan Tanah Baru, Kota Depok, terus dikebut. Sampai Selasa (18/12/2018) pengerjaan sudah memasuki tahap akhir untuk jembatan yang dibangun dengan lebar sekitar 5 meter dan sepanjang sekitar 7 meter. 

Depok, Warta Kota -- Pengerjaan pembangunan jembatan baru yang menghubungkan Jalan Camar dan Jalan Tanah Baru, Kota Depok, terus dikebut.

Sampai Selasa (18/12/2018) pengerjaan sudah memasuki tahap akhir untuk jembatan yang dibangun dengan lebar sekitar 5 meter dan sepanjang sekitar 7 meter.

Sementara peninggian jalan di sisi jembatan di Jalan Tanah Baru, tersisa di bagian sisi barat atau arah dari Jalan Sawangan ke Beji.

Hendra, Kordinator Lapangan Pelaksana Proyek dari CV Agung Jaya Persada, menuturkan pengerjaan jembatan sudah 95 persen dan tersisa finishing saja untuk jembatan yang sudah kokoh berdiri.

"Untuk pengerjaan jembatannya tinggal finishing saja. Sementara untuk peninggian jalan sebelah barat di jalan Tanah Baru, akan kita kebut dan dalam 2 sampau 3 hari ini akan selesai," kata Hendra, Selasa.

Ia mengatakan untuk pengerjaan Jembatan baru Jalan Camar ini, sejak awal pihaknya melakukannya pada siang dan malam hari.

Pengerjaan pembangunan jembatan baru yang menghubungkan Jalan Camar dan Jalan Tanah Baru, Kota Depok, terus dikebut. Sampai Selasa (18/12/2018) pengerjaan sudah memasuki tahap akhir untuk jembatan yang dibangun dengan lebar sekitar 5 meter dan sepanjang sekitar 7 meter.
Pengerjaan pembangunan jembatan baru yang menghubungkan Jalan Camar dan Jalan Tanah Baru, Kota Depok, terus dikebut. Sampai Selasa (18/12/2018) pengerjaan sudah memasuki tahap akhir untuk jembatan yang dibangun dengan lebar sekitar 5 meter dan sepanjang sekitar 7 meter. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

"Kami susah koordinasi dengan Dishub dan kepolisian untuk mengantisipasi kemacetan di sekitar pembangunan jembatan. Bila ada sedikit kemacetan kami rasa itu wajar dan kami mohon maaf kepada masyarakat," katanya.

Namun kata Hendra sesuai informasi yang didapatnya, pengerjaan jembatan ini dilakukan setelah adanya kajian dari Dishub Depok yang menyebutkan bahwa adanya satu jembatan  baru penghubung antara Jalan Camar dan Jalan Tanah Baru akan mengurai kemacetan di sekitar lokasi.

"Sebab selama ini hanya ada satu jembatan di sini sehingga kemacetan menumpuk di titik itu dan akhirnya sampai ke Sepanjang Jalan Tanah Baru dan Jalan Camar," kata dia.

Sementara jika jembatan baru ini sudah rampung, kata Hendra sesuai informasi dari Dishub Depok dipastikan kemacetan akan berkurang cukup signifikan di titik tersebut.

"Karena kendaraan yang melintas dari arah Tanah Baru maupun dari Jalan Camar baik menuju ke Sawangan atau sebaliknya akan semakin leluasa dan tak lagi tersendat karena ada dua jembatan," kata dia.

Pantauan Warta Kota, jembatan baru penghubung Jalan Camar dan Jalan Tanah Baru ini posisinya berada sekitar 15 meter dari jembatan lama yanh sudah ada sebelumnya.

Pengerjaan pembangunan jembatan baru yang menghubungkan Jalan Camar dan Jalan Tanah Baru, Kota Depok, terus dikebut. Sampai Selasa (18/12/2018) pengerjaan sudah memasuki tahap akhir untuk jembatan yang dibangun dengan lebar sekitar 5 meter dan sepanjang sekitar 7 meter.
Pengerjaan pembangunan jembatan baru yang menghubungkan Jalan Camar dan Jalan Tanah Baru, Kota Depok, terus dikebut. Sampai Selasa (18/12/2018) pengerjaan sudah memasuki tahap akhir untuk jembatan yang dibangun dengan lebar sekitar 5 meter dan sepanjang sekitar 7 meter. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Dalam plang papan proyek disebutkan bahwa pekerjaan proyek Jembatan Camar dikerjakan oleh CV Agung Jaya Persada, memakai anggaran APBD Kota Depok Tahun 2018, senilai Rp 634.700.000.

Sementrara waktu pekerjaannya dari tanggal 6 November sampai 25 Desember.

Leo, warga sekitar mengatakan karena hanya adanya satu jembatan yang menghubungkan Jalan Tabah Baru dan Jalan Camar maka di titik itu menjadi sumber utama kemacetan selama ini.

"Jadi sebagai warga sini kami menyambut baik pembangunan jembatan baru di dekat jembatan lama, yang menghubungkan Jalan Tanah Baru dan Jalan Camar ini. Sebab Kami yakin dengan jembatan baru ini maka kemacetan di sini akan sedikit lebih terurai atau berkurang dibanding sebelumnya," kata Leo.(bum)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved