Neraca Perdagangan Indonesia Defisit Hingga 2 Miliar Dolar AS, Rizal Ramli: Payah!

EKONOM sekaligus politikus Rizal Ramli kembali mencemooh tim ekonomi Kabinet Kerja Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Neraca Perdagangan Indonesia Defisit Hingga 2 Miliar Dolar AS, Rizal Ramli: Payah!
Warta Kota
Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (30/7/2018). 

EKONOM sekaligus politikus Rizal Ramli kembali mencemooh tim ekonomi Kabinet Kerja Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Bukan tanpa alasan, Rizal Ramli menilai mereka kembali mengulangi kesalahan yang sama. Pernyataan miring mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman itu berkutat pada semakin melorotnya Neraca Perdagangan Indonesia pada November 2018, yang mengalami defisit hingga USD 2 miliar dolar.

Hal tersebut disampaikan Rizal Ramli lewat akun twitter @ramlirizal, Senin (17/12/2018). Buruknya kondisi tersebut dinilai Rizal Ramli karena kebijakan Menteri Keuangan Sri Mulyani tidak tepat.

Kuasa Hukum Pastikan Vicky Prasetyo dan Angel Lelga Takan Rujuk

Paket kebijakan yang disusun senyatanya untuk mengurangi ketergantungan impor, yakni lewat pembebanan pajak atas sebanyak 1.147 komoditas impor, rupanya tidak berpengaruh banyak. Padahal, kritik atas kebijakan itu sempat ia sampaikan dua bulan lalu.

"Defisit Neraca Perdagangan November Melebar ke US$ 2,05 Miliar. Memang, spt diperkirakan RR 2 bulan yll, paket kebijakan Menkeu utk rem impor dgn kenaikan pajak 1.147 komoditi tidak akan effektif karena fokus dgn sing printil, bukan top 10 imports. Payah!" tulis Rizal Ramli.

Pernyatan Rizal Ramli sejalan dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang disampaikan lewat akun twitter @bps_statistics, Senin (17/12/2018).

Dipaparkan, nilai ekspor Indonesia pada November 2018 mencapai USD 14,83 miliar dolar atau menurun sebesar 6,98 persen dibanding Oktober 2018. Nilai ekspor nonmigas pada November 2018 juga menurun USD 13,46 miliar dolar, atau lebih rendah sebesar 6,25 persen dibandingkan bulan lalu.

"Sedangkan nilai impor Indonesia November 2018 mencapai US$16,88 miliar atau turun 4,47 persen dibanding Oktober 2018. Begitu pula impor nonmigas November 2018 mencapai US$14,04 miliar atau turun 4,80 persen dibanding Oktober 2018. Gimana analisis #SahabatData mengenai ini?," tulis admin @bps_statistics.

Sementara, dikutip dari Kompas.com, neraca perdagangan Indonesia pada Oktober 2018 kembali mengalami defisit. Kali ini, defisitnya cukup curam, yakni 1,82 miliar dollar AS.

Ekspor tercatat tumbuh 5,87 persen. Sementara, pertumbuhan impor jauh lebih tinggi, yakni sebesar 20,6 persen.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved