Terindikasi Banyak Copet, Irwandi Gandeng Kepolisian untuk Sweeping Skybridge
"Nanti mereka (petugas) akan lakukan monitor, mereka akan sweeping preman disitu (Skybridge)," kata Irwandi.
Ombudsman Jakarta menyebut salah satu pintu ke luar yang ada pada Jembatan Penyeberangan Mulitiguna (JPM) atau Skybridge Tanah Abang menjadi tempat mangkal para pencopet.
Pintu keluar yang dimaksud Ombudsman yakni pintu G menuju Jalan KS Tubun.
Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi mengatakan masukan itu sudah diterima pihaknya beberapa waktu lalu dan sudah mengkoordinasikan hal ini.
Ia pun meminta bantuan kepada pihak kepolisian dari Polsek Tanah Abang dan Polres Jakarta Pusat untuk melakukan pengamanan.
"Tadi kita rapat kordinasi dengan Polsek dan Polres, kita minta mereka untuk bantu, akan dibantu Polsek dan Polres menjaga keamanan dekat pintu itu," ujar Irwandi saat dihubungi Senin (17/12/2018).
Langkah pertama yang akan dilakukan yakni menyisir Skybridge dan manyiagakan petugas untuk mengantisipasi aksi kriminalitas.
"Nanti mereka (petugas) akan lakukan monitor, mereka akan sweeping preman disitu (Skybridge)," kata Irwandi.
446 Kios
Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) atau Skybridge Tanah Abang, menyediakan 446 kios untuk menampung pedagang kaki lima.
Namun, dari pendataan Ombudsman jumlah pedagang yang melapak di Jalan Jati Baru ada sebanyak 650 pedagang.
Oleh karena itu, pedagang yang tak kebagian lapak di Skybridge Tanah Abang akan ditempatkan di Pasar Blok F Tanah Abang.
Meskipun Senin para pedagang sudah mulai menempati kios, tetapi Irwandi belum bisa memastikan waktu peresmian Skybridge Tanah Abang ini.
"Belum peresmian, setelah uji coba nanti kita laporin ke pak Gubernur. Tinggal penjadwalan pak Gubernur aja," kata Irwandi.(M16)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/progres-skybridge-tanah-abang.jpg)