SBY Dinilai Cengeng Soal Perusakan Atribut Partai Demokrat, Hinca Panjaitan Kutip Ucapan Soe Hok Gie

SBY disebut cengeng karena tangisi atribut perusakan Partai Demokrat, Hinca kutip kalimat Soe Hok Gie tentang cinta dan duka

SBY Dinilai Cengeng Soal Perusakan Atribut Partai Demokrat, Hinca Panjaitan Kutip Ucapan Soe Hok Gie
Twitter
SBY terhina atribut Partai Demokrat dicabik dan dirusak 35 pelaku saat berada di Pekanbaru, Sabtu (15/12/2018). 

INSIDEN perusakan atribut Partai Demokrat yang terjadi di Pekanbaru, Riau pada Sabtu (15/12/2018) lalu, membuat kader dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sedih.

Beragam tanggapan pun bermunculan, tetapi tidak sedikit yang nyinyir dan menyebut SBY cengeng.

Membalas peryataan miring yang dialamatkan kepada SBY, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan pun mengutip pernyataan Soe Hok Gie.

Daftar Pencetak Gol Terbanyak Liga 1 2018, Pemain Indonesia di Peringkat Berapa?

Lewat akun twitter @hincapanjaitan, Senin (17/12/2018), Hinca Panjaitan setuju dengan pernyataan Soe Hok Gie yang menyebut cinta dan duka sangat berharga, karena perasaan itu yang membedakan manusia dengan benda.

"Kalau kata soe hok gie, 'Sesuatu yg paling berharga dlm kehidupan: dpt mencintai, dpt iba hati, dpt merasai kedukaan. Tanpa itu semua, kita tdk lebih dari benda'. Selamat Senin, 17 desember. Selamat ulang tahun gie!" tulis Hinca bertepatan dengan hari ulang tahun pemuda yang dikenal Sang Demonstran itu.

Pernyataannya merujuk pada sejumlah anggapan, khususnya pihak Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang menyebut peristiwa perusakan atribut Partai Demokrat di Pekanbaru, Riau merupakan sebuah drama. Padahal, aksi perusakan atribut Partai Demokrat tersebut sangat disesalkan pihaknya.

"Setiap kerugian yg kami derita selalu disebut drama? Bahkan, sekalipun ini drama, kami heran, tampaknya sutradara nya selalu sama. Kami diserang. Kami adakan konpers ttg kerugian yg kami derita. Lalu ujungnya, Kalian sebut drama. Pola selalu seperti itu. Berulang," papar Hinca Panjaitan.

"Satu lagi. Lapor polisi, ini tentu langkah yg selalu kami ambil. Sudah kami lakukan, dan menemui 1 pelaku serta menyerahkannya. Jadi, kami pun himbau kepada PDIP, kurangi pemakaian kata 'drama'. Kita temui sutradara semua skenario ini, jangan2 dia sangat dekat," sambungnya.

Meski Terdegradasi, PSMS Medan Paling Banyak Lakukan Tembakan ke Gawang di Liga 1 Musim Ini

Tidak hanya itu, pihaknya yang secara langsung menelusuri kasus perusakan atribut Partai Demokrat tersebut berhasil menangkap seorang pelaku. Jajaran Partai Demokrat pun akan mendorong kasus tersebut ke ranah hukum.

"Tragedi pengrusakan baliho dan bendera partai demokrat telah kami bawa ke proses hukum. Agar terang dan jelas, siapa dan apa motif mereka melakukan hal tsb. Kami tidak pernah takut, selama hukum menjadi payung kami dan keadilan masih memiliki tempat yg tak tercemar. Kami percaya, siapapun mereka, jelas adalah pengecut," tegasnya.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved