Natal 2018

Jelang Natal 2018, Kecamatan Jatinegara Lakukan Penertiban PKL dan PMKS

Menjelang Natal 2018, Kecamatan Jatinegara menggelar penertiban PKL dan PMKS karena dianggap mengganggu kenyamanan masyarakat.

Jelang Natal 2018, Kecamatan Jatinegara Lakukan Penertiban PKL dan PMKS
Warta Kota/Rangga Baskoro
Ilustrasi petugas gabungan saat melakukan razia di Duren Sawit, Jakarta Timur. 

WARTA KOTA , JATINEGARA --- Menjelang Natal 2018, Kecamatan Jatinegara menggelar penertiban pedagang kaki lima (PKL) dan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).

Keberadaan PKL dan PMKS di ruang publik tersebut dianggap mengganggu kenyamanan masyarakat.

Apalagi saat Hari Raya Natal banyak PMKS yang memanfaatkan momentum hari besar tersebut.

Dalam penertiban tersebut petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Jatinegara, mengamankan empat orang PMKS dan beberapa PKL yang melanggar ketertiban umum karena menggelar lapaknya di area trotoar.

Jadi Biang Kemacetan, 500 Pedagang Kaki Lima di Pasar Cikarang Ditertibkan Satpol PP

Kasatpol PP Jatinegara Sadikin mengatakan, operasi penertiban tersebut menyasar PKL dan PMKS yang berada di trotoar jalan.

"Kegiatan ini menindaklanjuti keluhan warga, seperti PKL, parkir liar maupun PMKS karena ini juga menjelang Hari Raya Natal," kata Kasatpol PP Jatinegara Sadikin, Senin (17/12/2018).

Dalam operasi tersebut, petugas Satpol PP  dibantu oleh TNI-Polri, petugas Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Perhubungan (Dishub), menyisir sejumlah lokasi di Jalan Otista Raya, Jalan Abdulah Safei, Jalan Matraman Raya hingga ke depan Stasiun Jatinegara.

"Ada beberapa gerobak milik PKL kami angkut dan beberapa kendaraan yang parkir sembarangan kami OCP (Operasi Cabut Pentil--Red)," ujarnya di Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.

Polisi Bersenjata dan TNI Ikut Tertibkan Pedagang Kaki Lima Tanah Abang

Tak hanya itu, sebanyak empat orang PMKS yang terdiri atas tiga orang dewasa dan satu anak kecil diamankan petugas.

Para PMKS itu didata dan selanjutnya dibawa ke panti sosial untuk mengikuti pembinaan di panti tersebut.

"PMKS kami akan bawa ke panti sosial untuk selanjutnya dilakukan pembinaan. Sementara gerobak kami bawa ke gudang Cakung," ucapnya.

Sadikin mengatakan, operasi penertiban itu diharapkan mampu memberikan efek jera kepada para PKL agar tidak lagi mengambil hak pejalan kaki karena berjualan di atas trotoar.

Sedangkan PMKS diharapkan dapat berkurang menjelang Natal 2018.

"Kami tetap akan melakukan pengawasan, namun jika kedapatan tetap membandel tentu kami akan lakukan penindakan," ujarnya. 

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved