Perusakan Bendera Partai Demokrat, Andi Arief Bandingkan Cara Politik Era Jokowi dan Era Soeharto

Andi Arief membandingkan politik era Presiden Jokowi dan Presiden Soeharto terkait perusakan bendera Partai Demokrat di Riau.

Perusakan Bendera Partai Demokrat, Andi Arief Bandingkan Cara Politik Era Jokowi dan Era Soeharto
photocollage/wartakotalive.com/tribunnews.com/wikipedia
Presiden Joko Widodo, Presiden Soeharto, dan perusakan bendera Partai Demokrat. 

Andi Arief membandingkan politik era Presiden Jokowi dan Presiden Soeharto terkait perusakan bendera Partai Demokrat di Riau. Dalam kasus ini, politik era Orba ternyata lebih beradab dibandingkan era Presiden Jokowi.

WAKIL Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief membandingkan politik era Presiden Joko Widodo dengan era Presiden Soeharto atau zaman Orde Baru (Orba).

Menurut Andi Arief, cara berpolitik pada era Presiden Soeharto ternyata jauh lebih baik dibandingkan pada era Presiden Joko Widodo alias Presiden Jokowi.

Perbandingan cara berpolitik Andi Arief itu paling tidak berdasarkan peristiwa yang terjadi di Riau, ketika bendera dan atribut Partai Demokrat disobek dan dicabuti oleh orang suruhan partai berkuasa saat ini.

Menurut Andi Arief, pada era Presiden Soeharto (Orba), kata Andi Arief, partai politik (parpol) --saat itu PDI dan PPP, bebas memasang bendera dan diberi kesempatan tampil.

"Jaman Orde Baru, atribut PPP dan PDI tetap diberi kesempatan tampil. Tidak dirusak masal. Cara Orde Baru atau Golkar waktu itu membuat atribut di tempat yang sama dengan lebih besar dan menutupi atribut PPP dan PDI. Itu cara orang politik. Bukan dengan merusak," tulis Andi Arief di akun twitternya.

Andi Arief secara khusus membuat beberapa cuitan (kultwit) untuk mengomentari kasus perusakan bendera Partai Demokrat di Riau saat kunjungan Presiden Jokowi ke daerah tersebut, Sabtu (15/12).

Andi Arief juga menyebut bahwa berdasarkan pengakuan pelaku perusakan bendera Partai Demokrat kepada polisi ternyata mereka orang suruhan pengurus PDI Perjuangan, partai yang berkuasa.

"Keterangan pelaku perusakan yang ditangkap DPC Demokrat malam tadi menyebut dia disuruh Pengurus PDIP," ujar Andi Arief.

Tetapi, lanjut Andi Arief, dirinya tak mau gegabah karena hubungan Partai Demokrat dan PDI Perjuangan selama ini cukup baik. 

Halaman
123
Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved