Investigasi Partai Demokrat Temukan Dua Fakta Kasus Perusakan Atribut Partai Demokrat di Riau

Kasus perusakan atribut Partai Demokrat di Riau pada Sabtu (15/12/2018) kemarin ditanggapi tegas jajaran Partai Demokrat.

Investigasi Partai Demokrat Temukan Dua Fakta Kasus Perusakan Atribut Partai Demokrat di Riau
Twitter
SBY terhina atribut Partai Demokrat dicabik dan dirusak 35 pelaku saat berada di Pekanbaru, Sabtu (15/12/2018). 

Palmerah, Warta Kota -- Kasus perusakan atribut Partai Demokrat di Riau pada Sabtu (15/12/2018) kemarin ditanggapi tegas jajaran Partai Demokrat.

Berdasarkan hasil investigasi, ditemukan dua fakta mengejutkan terkait peristiwa perusakan atribut Partai Demokrat di Riau.

Fakta tersebut diungkapkan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief. Lewat akun twitternya @AndiArief_; pada Minggu (16/12/2018), terdapat dua fakta yang dianggapnya sangat meresahkan.

Fakta pertama, diungkapkannya pelaku diketahui merupakan orang suruhan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Partai utama pengusung Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

Fakta kedua adalah adanya keterlibatan oknum Kepolisian Daerah (Polda) Riau dalam aksi perusakan atribut Partai Demokrat di Riau.

Walau kedua fakta diakuinya berasal dari pengakuan pelaku perusakan, pihaknya masih akan mendalami kasus perusakan atribut Partai Demokrat di Riau.

"Ada dua fakta dan informasi dari perusakan atribut Partai Demokrat di Riau yang cukup memprihatinkan. Pertama, pengakuan suruhan pengurus PDIP. Kedua, ada informasi keterlibatan Polda. Dua-duanya membahayakan dan masih kami dalami. Ini bukan seledar baleho!!!," tulis Andi Arief.

Sebelumnya, Andi Arief pun membeberkan jika pihaknya telah berhasil menangkap seorang pelaku perusakan atribut Partai Demokrat di Riau pada Sabtu (15/12/2018).

Berdasarkan pengakuan pelaku, diketahui terdapat sebanyak 35 orang pelaku pengrusakan yang terbagi menjadi lima tim.

Halaman
123
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved