Ferdinand Sebut Aksi Perusakan Atribut Partai Demokrat di Riau Layaknya PKI

Aksi tersebut dinilai mengoyak demokrasi layaknya Partai Komunis Indonesia (PKI) pada era Orde Lama.

Ferdinand Sebut Aksi Perusakan Atribut Partai Demokrat di Riau Layaknya PKI
Twitter
SBY terhina atribut Partai Demokrat dicabik dan dirusak 35 pelaku saat berada di Pekanbaru, Sabtu (15/12/2018). 

Palmerah, Warta Kota -- Aksi perusakan atribut Partai Demokrat di Riau pada Sabtu (15/12/2018) disesalkan seluruh pihak.

Aksi tersebut dinilai mengoyak demokrasi layaknya Partai Komunis Indonesia (PKI) pada era Orde Lama.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.

Lewat akun twitternya @Ferdinand_Haean; pada Sabtu (15/12/2018) malam, Ferdinand membandingkan aksi PKI dulu dan sekarang.

"Dulu PKI sayat sayat Jenderal tahun 1965 dan dibuang ke sumur tua. PKI sekarang sayat sayat bendera dan dibuang di got. Tipikal sama..!!!," tulis Ferdinand.

(https://twitter.com/Ferdinand_Haean/status/1073934591734439936?s=19)

"Genderuwo ngamuknya ke spanduk. Genderuwo mau kalah, bapernya ke spanduk. Genderuwo mirip cara PKI. Menyayat pakai pisau tajam dan membuangnya ke sumur tua - got. #KamiBersamaSBY," tambahnya.

Tidak hanya mengecam, jajaran Partai Demokrat secara langsung telah melakukan investigasi terkait perusakan atribut Partai Demokrat di Riau.

Ferdinand mengungkapkan pihaknya berhasil menangkap seorang pelaku perusakan atribut Partai Demokrat di Riau.

Dirinya secara langsung mengungkapkan terdapat pihak tertentu yang memberikan perintah dan membayar aksi pelaku.

Halaman
123
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved