Pemerintah Mempermudah Akses ke Destinasi Wisata di Sepanjang Tol Trans Jawa

Pemerintah berupaya mempermudah akses ke berbagai destinasi wisata di sepanjang Tol Trans Jawa.

Pemerintah Mempermudah Akses ke Destinasi Wisata di Sepanjang Tol Trans Jawa
Kompas.com/Garry Andrew Lotulung
FOTO udara simpang susun bandar di Tol Surabaya-Mojokerto di Jawa Timur. 

WARTA KOTA, PALMERAH--- Pemerintah berupaya mempermudah akses ke berbagai destinasi wisata di sepanjang Tol Trans Jawa untuk mendukung mobilisasi berlibur selama Natal dan Tahun Baru.

Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pariwisata, Guntur Sakti, mengatakan, pemerintah mendorong masyarakat untuk berwisata di destinasi-destinasi potensial di sepanjang Tol Trans Jawa saat libur Natal dan Tahun Baru.

"Kami sudah menyiapkan itu dan sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah, pelaku industri pariwisata, pengelola destinasi pariwisata di dekat-dekat pintu tol agar bersiap," kata Guntur seperti dilansir Antaranews.com, Sabtu (15/12/2018).

Di sejumlah pintu tol, kata Guntur, sudah disiapkan papan-papan informasi yang mengiklankan destinasi wisata setempat.

Guntur menganggap upaya itu signifikan untuk dilakukan sebagai langkah mobilisasi wisatawan nusantara.

"Perlu kerja ekstra karena kinerja dan target pariwisata tahun ini bisa saja terganggu akibat beberapa bencana seperti di Lombok, Palu, termasuk kecelakaan pesawat terbang," katanya.

Hal itu, kata Guntur, sangat mungkin mempengaruhi target kinerja pariwisata Indonesia sehingga perlu upata khusus untuk mendongrak potensi pariwisata dari ceruk pasar lain.

Menurut Guntur, pembangunan Tol Trans Jawa dan pengoperasiannya di akhir tahun menjadi momentum yang tepat untuk meningkatkan kinerja sektor pariwisata Tanah Air.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, pihaknya akan mulai mengembangkan konsep nomadic tourism di sepanjang jalur tol Trans Jawa sebagai upaya mempromosikan destinasi potensial di setiap wilayah yang dilalui.

Konsep nomadic tourism menjadi salah satu andalan Arief Yahya sebagai solusi sementara untuk selamanya dalam hal pengembangan destinasi karena dinilai relatif cepat pengembangan dan pembangunannya.

Khusus di Trans Jawa, ia ingin kaum milenial sebagai salah satu segmen potensial untuk dimobilisasi di sektor pariwisata akan menjadi sasaran dalam program tersebut.

Ia berpendapat, nomadic tourism sangat efektif untuk memobilisasi generasi milenial untuk berwisata.

Nomadic tourism atau wisata berpindah adalah segala aktivitas atau bisnis yang terkait gaya hidup dan budaya berpindah-pindah seperti menggunakan glamp camp, home pod, dan caravan sebagai fasilitas akomodasi.

Tol Trans Jawa, Penumpang Jalur Darat Meningkat 15 Persen saat Natal dan Tahun Baru

Selain Gerbang Tol Salatiga, Ini Jembatan Kalikuto yang Tak Kalah Instagramable di Tol Trans Jawa

Asosiasi Jalan Tol Indonesia Diminta Rumuskan Tarif Tol Trans Jawa Bagian Utara

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved