Aksi OPM

Ketua DPR Ajak Pemerintah Desak PBB Masukkan OPM Sebagai Organisasi Teroris

Menurut Bamsoet, panggilan akrabnya, OPM menjadi dalang tindakan brutal, yakni melakukan pembantaian terhadap pekerja Trans Papua.

Ketua DPR Ajak Pemerintah Desak PBB Masukkan OPM Sebagai Organisasi Teroris
istimewa
Presiden Jokowi dan Ketua DPR Bambang Soesatyo saat buka puasa bersama di rumah dinas Ketua DPR RI di Komplek Widya Chandra, Jakarta, Senin (28/5/2018). 

KETUA DPR Bambang Soesatyo mendorong pemerintah menetapkan Organisasi Papua Merdeka (OPM) sebagai organisasi teroris.

Menurut Bamsoet, panggilan akrabnya, OPM menjadi dalang tindakan brutal, yakni melakukan pembantaian terhadap pekerja Trans Papua.

"Kalau kita mau, kita bisa mendesak PBB untuk memasukkan Organisasi Papua Merdeka sebagai organisasi teroris, sebagaimana definisi PBB itu sendiri. Sebab, mereka sudah membunuh secara brutal dan meneror warga sipil tidak berdosa," ucap Bamsoet dalam pidato penutupan masa sidang DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (13/12/2018).

La Nyalla Mattalitti Siap Lehernya Dipotong Jika Prabowo Menang di Madura

Kemudian, Bamsoet mewakili seluruh anggota DPR mengutuk keras insiden pembantaian yang menimpa karyawan PT Istaka Karya.

Selain itu, Bamsoet juga meminta pemerintah tegas dalam memburu pelaku pembantaian demi terciptanya Papua yang kondusif.

"DPR mengutuk keras kelompok pembantai bersenjata di Papua yang telah melakukan tindakan keji terhadap warga yang tidak berdosa. DPR juga berharap pemerintah dapat mengambil tindakan tegas dan keras terhadap pelaku dan memulihkan kondisi keamanan di Papua," papar Bamsoet. (Chaerul Umam)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved