Tingkat Konsumsi Beras Warga Kabupaten Bekasi Tinggi

Cadangan beras milik warga Kabupaten Bekasi pada tahun 2018 disimpan di Bulog Karawang, Jawa Barat dengan jumlah 112 ton per tahun.

Tingkat Konsumsi Beras Warga Kabupaten Bekasi Tinggi
Tribunnews
Ilustrasi Gudang Bulog. Petugas angkut tampak menata tumpukan karung beras. 

Tingkat konsumsi beras warga Kabupaten Bekasi dilaporkan masih cukup tinggi.

Rata-rata seorang warga di sana bisa menghabiskan beras sebanyak 114 kilogram dalam setahun.

Sementara, cadangan pangan untuk menutupi kebutuhan 2,8 juta penduduk di wilayah setempat hanya 112 ton.

Atas fenomena ini, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi kemudian mensosialisasikan penduduk setempat untuk hidup sehat tanpa banyak mengonsumsi nasi.

"Terlalu banyak mengonsumsi nasi juga bisa berpengaruh terhadap kesehatan, karena bisa berdampak pada obesitas dan risiko diabetes," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi Agus Trihono pada Rabu (13/12/2018).

Agus mengatakan, manfaat lain sosialisasi penggunaan beras yang berlebih juga bertujuan untuk menjaga cadangan beras agar tetap stabil.

Dengan demikian, potensi pasokan beras impor di Kabupaten Bekasi tidak akan terjadi.

"Kita menghindar pasokan beras impor untuk di konsumsi masyarakat," ungkapnya.

Menurut dia, untuk menggeser tren pemakaian beras ke bahan baku makanan lain seperti tepung terigu cukup sulit.

Apalagi pemerintah belum bisa menyediakan kebutuhan tersebut karena cadangan yang disimpan dalam Bulog hanya berupa beras.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved