Ahok Bebas

Ahok Ingin Menikmati Hidup Setelah Bebas dari Penjara

Ahok ditahan di Rutan Salemba cabang Mako Brimob setelah Pengadilan Negeri Jakarta Utara memvonis ia bersalah karena dianggap menistakan agama.

Ahok Ingin Menikmati Hidup Setelah Bebas dari Penjara
Tribunnews.com
Terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dipeluk kakak angkatnya, Nana Riwayatie, seusai menjalani sidang perdana dugaan penodaan agama di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada, Selasa (13/12/2016). 

ACE Hasan Syadzily, bekas Sekretaris Tim Pemenangan pasangan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok-Djarot Saiful Hidayat di Pilkada DKI 2017, mengungkapkan hasil pertemuannya dengan Ahok di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, pekan lalu.

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan menyatakan Ahok akan bebas pada 24 Januari 2019, jika dipotong remisi Natal tahun 2018. Ace yang merupakan Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo - Maruf Amin mengatakan, belum ada pembahasan mengenai Ahok akan bergabung dengan TKN.

"Sejauh ini belum ada pembahasan," ujar Ace di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (12/12/2018).

Ahok Tolak Remisi Natal 2018, Kata Ruhut Sitompul Mau Kasih Contoh Buat yang Kabur-kabur

Ace mengaku baru menyambangi Mako Brimob untuk bertemu Ahok. Dalam pertemuan itu, ucap Ace, Ahok masih enggan membicarakan politik. Justru, Ahok sedang ingin menikmati hidup selepas bebas dari tahanan.

"Kalau saya keluar saya menikmati hidup," ujar Ace menirukan ucapan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut. Tidak ada pembicaraan mengenai politik pada pertemuan itu.

"Belum ada pembicaraan soal politik. Karena beliau merasa bahwa ingin menikmati hidup sebagai halnya manusia biasa, setelah ditahan dua tahun," tutur Ace.

Ahok ditahan di Rutan Salemba cabang Mako Brimob setelah Pengadilan Negeri Jakarta Utara memvonis ia bersalah karena dianggap menistakan agama. Majelis hakim memvonis Ahok 2 tahun penjara pada 9 Mei 2017. Pangkal persoalannya adalah pidato Ahok di Kepulauan Seribu yang menyinggung Al Maidah ayat 51. (Dennis Destryawan)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved