Karya Seni Jalan Bagi Visions of Peace Perjuangkan Perdamaian Dunia

Visions of Peace menggelar festival yang fokus mencari beragam karya seni yang bertema perdamaian

Penulis: | Editor: M Nur Ichsan Arief
ist
Sebanyak 625 orang peserta mengikuti ajang festival seni yang bertema perdamaian yang diadakan Visions of Peace, yang berlangsung selama satu tahun. 

WARTA KOTA, PALMERAH  ------- Perhelatan akbar Visions of Peace festival yang berlangsung selama satu tahun ini merupakan festival yang fokus mencari beragam karya seni seperti; film, gambar, lukisan, fotografi, puisi, tarian, cerita pendek, stand up comedy, dan lain-lain yang bertema perdamaian untuk mereka yang telah berusia antara 6 hingga 18 tahun..

Festival ini telah diadakan di 4 kota di Indonesia yakni di Jogyakarta, Makassar, Semarang, dan Jakarta, sedangkan untuk Bogor dan Bandung masih dalam masa penjurian, yang selanjutnya akan digelar di Surabaya, Bali, Palu dan Surakarta.

Cheryl Halpern yang bersama Damien Dematra selaku founder mengatakan, kebangaannya bisa bersama dengan para anak muda Indonesia yang ikut meramaikan acara ini sebagai bentuk ekspresi mereka atas visi hari esok yang lebih baik.

“Saya merasa tersentuh melihat karya-karya anak muda Indonesia yang terpilih, dan saya ucapkan selamat , saya berharap kedepannya akan lebih banyak lagi anak muda Indonesia yang membawa visi perdamaian ini kepada seluruh generasi muda Indonesia", kata Cheryl Halpern, dalam keterangan persnya, Rabu (12/12/2018).

Sementara itu, Damien Dematra mengatakan, bahwa total peserta yang masuk untuk wilayah Jakarta sebanyak 625 orang lalu dipilih 25 finalis dan kemudian dipilih lagi 3 orang juaranya, Juara pertama diberikan kepada Adrieo Ramadhan
dengan Karya Gambar, Perdamaian dari SMP Muhammadiyah 10, Juara II jatuh kepada Sirli Fitriani dengan Karya Puisi, Esensi Perdamaian dari SMK Muhammadiyah, Juara III diberikan kepada Dance Project dari SD Muhammadiyah 49.

Menurut Imam Prihadiyoko pimpinan menara62, acara ini diselenggarakan bersamaan dengan ulang tahun menara62 yang merupakan media Muhammadiyah. Imam menambahkan bahwa, perdamaian merupakan sesuatu yang merupakan esensial dan sesuai dengan prinsip Muhammadiyah yaitu, Membawa Perdamaian Bagi Semua Orang.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum, (Madukara) Majelis Adat Budaya Keraton Nusantara, Sri Anglung Prabu Punta Djajanagara Cakrabuana Girinata mengatakan, bahwa dirinya merasa bangga pada generasi muda sekarang yang punya daya kreatifitas yang tinggi yang telah banyak menciptakan karya-karya indah dan memahami arti perdamaian dari hati.

Sedangkan Sultan Indra Osman dari Kesultanan Indrapura, Sumatera Barat, Ir. KPH Randi Indra Syahdan, Ratu Maya Damayati Yasadar Alam dari Bacan, Ratu Petuanan Tanah Rata Koko Imeko, Papua Barat, Ratu Enong Mandala, Kesultanan Banten dan para juri mengaku puas dengan karya-karya peserta.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved