Pasang Surut Kue Subuh Pasar Senen

Hampir setiap malam ada puluhan truk yang mendrop kue ke Pasar Senen. Dengan luas gross 1.769 m2, area itu dipenuhi sekitar 700 meja pedagang kue.

Pasang Surut Kue Subuh Pasar Senen
ist
Setelah terjadinya kebakaran yang menimpa Pasar Senen Blok 1-2 pada tahun 2017, para pedagang kue subuh menempati Pasar Senen Blok 4-5. Dengan luas gross 1.769 m2, area itu dipenuhi sekitar 700 meja pedagang kue subuh. 

Walaupun dikenal sebagai pasar kue subuh, namun sejak tahun 1995 para pedagang sudah mengubah jam operasionalnya. Mereka sudah mulai buka pukul 19.00 hingga pukul 02.00 dimana sebagaian pembelinya adalah reseller/grosir dari daerah sekitar Jabotabek.

Sebagian besar pedagang, datang menggunakan mobil box ukuran colt L 300 hingga ukuran engkel. Mereka bertransaksi dalam jumlah partai besar (menggunakan kardus) yang langsung dipindahkan dari mobil penjual langsung ke mobil pembeli. 

Pukul 02.00 hingga pukul 06.00 sebagaian besar pembelinya adalah pedagang kecil, pengusaha katering serta ibu-ibu rumah tangga yang akan mengadakan acara di rumah atau di kantor.

Setelah terjadinya kebakaran yang menimpa Pasar Senen Blok 1-2 pada tahun 2017, kini mereka menempati Senen Blok 4-5.

Hampir setiap malam ada puluhan truk yang mendrop kue ke Pasar Senen. Dengan luas gross area 1.769 m2 dipenuhi sekitar 700 meja yang dimiliki sekitar puluhan pedagang serta dikoordinir 5 orang kordinator.

Setiap malamnya blok itu didatangi 500 -700 pengunjung dan nilai transaksi  pun luar biasa. Nilai Rupiah yang berputar di kawasan Senen ini ditaksir bisa mencapai sekitar Rp 600-800 jutaan.

“Bahkan pada waktu berlokasi di Senen Blok 1-2 sebelum terjadinya kebakaran, angka transaksi bisa hampir mencapai Rp 1 M dengan jumlah pengunjung mencapai 1000 orang,” kata Shindu.

Setiap malamnya blok itu didatangi 500 -700 pengunjung dan nilai transaksi  pun luar biasa. Nilai Rupiah yang berputar di kawasan Senen ini ditaksir bisa mencapai sekitar Rp 600-800 jutaan.
Setiap malamnya blok itu didatangi 500 -700 pengunjung dan nilai transaksi pun luar biasa. Nilai Rupiah yang berputar di kawasan Senen ini ditaksir bisa mencapai sekitar Rp 600-800 jutaan. (ist)

Beragam kendala

Perjalanan sejarah kue subuh Senen tak selalu senikmat kuenya, mereka juga mengalami pasang surut, diantaranya disebabkan lokasi mereka berdagang sudah mengalami beberapa kali kebakaran serta mulai bermunculannya sentra-sentra kue subuh yang baru di beberapa tempat.

Menurut Shindu, beberapa kendala pengelolaan kue subuh di Pasar Senen saat ini adalah area parkir yang tidak mencukupi. Terjadinya kebakaran beberapa kali juga membuat para pedagang sering harus berpindah tempat. Bukan hanya itu, para supir juga sering diminta pungutan liar oleh para preman. 

Halaman
123
Penulis:
Editor: Ichwan Chasani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved