Aksi OPM

Korban Selamat dari Aksi Brutal KKB Tiba di Bandung, Kapolda Jabar Terharu

Irawan Maulana datang dikawal Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna dan disambut Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto

Korban Selamat dari Aksi Brutal KKB Tiba di Bandung, Kapolda Jabar Terharu
Istimewa
HELIKOPTER milik TNI yang digunakan untuk mengevakuasi para korban pekerja di Nduga, Papua. 

Irawan Maulana bukan pekerja PT Istaka Karya yang tengah membangun jembatan jalur Trans Papua.

Irawan Maulana bekerja di satu provider telekomunikasi.

Tugasnya memasang kabel telekomunikasi.

Saat kejadian penembakan, Irawan Maulana memang tengah berada di lokasi.

Ia kini berhasil diselamatkan TNI dan berada di Wamena.

"Informasi terakhir adik saya ada di Wamena. Cuma enggak tahu kapan pulang ke Garut," ujar Maspupah (27), kakak Irawan Maulana saat ditemui Tribun di rumahnya di Garut, Jumat (7/12/2018).

Ribuan KTP Elektronik Ditemukan di Duren Sawit, Fadli Zon: Mendagri dan Dirjen Dukcapil Tidak Becus

Jokowi Sebut Bela Negara Tak Cukup dengan Orasi dan Kumpulkan Massa, Siapa yang Disindir?

Maspupah yang didampingi ibunya Uyu (60), awalnya enggan memberikan keterangan saat Tribun tiba. Keduanya mengaku kaget karena sejak Kamis (6/12/2018) banyak orang yang datang ke rumahnya.

Keluarga korban menanti kabar keluarganya yang berada di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga yang dikabarkan tewas dibunuh KKB (Kompas/John Roy Purba/Istimewa)
"Saya juga baru tahu kemarin kalau adik saya hampir jadi korban penembakan. Banyak tentara sama polisi ke rumah," ucapnya.

Irawan selama ini memang tak banyak memberi kabar kepada keluarga.

Sesekali Irawan menelepon kepada saudaranya. Menurut Maspupah, Irawan sudah bekerja selama delapan bulan di Papua.

Halaman
123
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved