Breaking News:

Bocornya Tanggul Laut Muara Baru karena Kondisi Tanggul Laut Tua

Bocornya tanggul laut di Muara Baru RT 20 RW 17, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, karena kondisinya yang sudah tua.

Warta Kota/Junianto Hamonangan
Tanggul laut di kawasan Muara Baru RT 20 RW 17, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, retak. 

WARTA KOTA, PENJARINGAN--- Bocornya tanggul laut di kawasan Muara Baru RT 20 RW 17, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, karena kondisinya yang sudah tua.

Tanggul laut tersebut dibangun pada tahun 2002.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pelaksanaan Pembangunan Terpadu Pesisir Ibukota Negara (PTPIN) Kementerian PUPR, Ferdinanto, mengatakan, penyebab rembesnya air laut itu karena kondisi tanggul yang sudah cukup tua.

Menurut Ferdianto, tanggul laut tersebut merupakan tanggul lama yang sudah berdiri sejak tahun 2002.

Sementara pada tahun 2007, tanggul pernah jebol yang mengakibatkan air laut masuk ke pemukiman warga.

"Ini strukturnya sudah lama. Struktur yang lama itu pasti ada bocoran-bocoran dari laut. Air kan, jangankan beton, plastik saja kalau bocor pasti akan rembes," kata Ferdinanto, Selasa (11/12/2018).

Pada tahun 2014, Kementerian PUPR melakukan penanganan dengan membangun tanggul laut pengamanan tahap satu yang berada 80 meter di depan tanggul lama yang jebol. Upaya itupun diklaim berhasil menahan tanggul jebol.

Selain itu pihaknya juga telah melakukan upaya berupa grouting yakni penyuntikan semen berkualitas tinggi ke rongga-rongga tanggul yang retak dan berpotensi jebol karena air laut.

"Air semen berkualitas tinggi kami suntik pakai mesin sehingga air semen itu menjadi lem. Yang retak-retak di dalam bisa terbungkus sendiri dengan air semen ini. Ini sudah kami semen tadinya bocor juga ini, sekarang pindah ke sini retakannya," katanya.

Meski demikian rembesan air masih saja terjadi. Kondisi itu menurut Ferdinanto, karena sifat air yang akan mengalir dan mencari celah lainnya. Sehingga dalam waktu dekat akan membangun saluran untuk dialirkan ke Waduk Pluit.

"Jadi kemungkinan kami akan buatkan saluran saja. Kami alirkan airnya dan kami buat rapi lah. Kami alirkan secara tertutup jadi air nggak tergenang begini. Air itu tidak bisa kami tahan. Dia akan mencari celah lain," katanya.

Tanggul Laut Muara Baru Retak Bikin Warga Resah

Kementerian PUPR: Pembangunan Tanggul Laut Raksasa Tetap Jalan

Pembangunan Pemecah Ombak dan Tanggul Pantai di Kepulauan Seribu Rampung Minggu Depan

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor:
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved