Komisi II DPR akan Bentuk Pansus Bila Kemendagri Tak Ungkap Kasus Tercecernya Ribuan KTP Elektronik

Pengungkapan tercecernya KTP elektronik, menurutnya sangat penting dilakukan, agar tidak terus dipolitisasi.

Komisi II DPR akan Bentuk Pansus Bila Kemendagri Tak Ungkap Kasus Tercecernya Ribuan KTP Elektronik
WARTA KOTA/RANGGA BASKORO
Ribuan KTP elektronik dijadikan mainan lempar-lemparan oleh anak-anak di sekitar Jalan Karya Bakti VI, tepatnya di depan musala RT 03/11, Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur. 

KETUA DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengimbau Kementerian Dalam Negeri ( Kemendagri) serius menangani kasus temuan tercecernya KTP elektronik di Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Sabtu (9/12/2018) lalu.

Apalagi, menurutnya Komisi II berencana mendalami serius temuan tercecernya KTP elektronik menjelang Pemilu 2019.

"Karena suara-suara di Komisi II sudah hampir nyaring juga untuk membikin semcam pansus," ujar Bamsoet di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/12/2018).

Bocah-bocah Pondok Kopi Temukan Ribuan KTP Elektronik dalam Karung, Dijadikan Mainan Lempar-lemparan

Bamsoet mengatakan, apabila tercecernya KTP elektronik itu ditangani dengan baik oleh Kemendagri, maka tidak diperlukan lagi pembentukan Pansus. Namun sebaliknya, bila Kemendagri tidak mampu mengungkap dan menjelaskan peristiwa tersebut, maka Komisi II akan membentuk pansus.

Bamsoet mengatakan, DPR akan memanggil pihak-pihak terkait untuk meminta penjelasan tercecernya kartu tanda penduduk tersebut. Apalagi, bercecernya KTP elektronik bukan kali ini saja terjadi. Kasus serupa pernah ditemukan di sejumlah wilayah, salah satunya Bogor, Jawa Barat.

"Ini harus menjadi perhatian serius, kami sudah minta Komisi II untuk memanggil pihak-pihak terkait termasuk juga perusahaan pengadaan e-KTP," katanya.

KTP Elektronik yang Ditemukan Anak-anak di Pondok Kopi Ada Tiga Ribu Keping

Pengungkapan tercecernya KTP elektronik, menurutnya sangat penting dilakukan, agar tidak terus dipolitisasi. Sebab, KTP elektronik sangat erat kaitannya dengan daftar pemilih pada Pemilu nanti.

"Oleh krena itu kami ingin ini ditindaklanjuti dengan baik," cetusnya. (Taufik Ismail)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved