Narkotika

Ini yang Dilakukan BNN untuk Mencegah Peredaran Narkoba saat Natal 2018 dan Tahun Baru 2019

Peredaran narkotika menjelang Tahun Baru 2019 yang masuk ke Indonesia mengalami peningkatan.

Ini yang Dilakukan BNN untuk Mencegah Peredaran Narkoba saat Natal 2018 dan Tahun Baru 2019
Warta Kota/Joko Supriyanto
Pelaku narkoba di kantor BBN, Cawang, Jakarta Timur, Senin (10/12/2018). 

WARTA KOTA, CAWANG ---  Peredaran narkotika menjelang Tahun Baru 2019  yang masuk ke Indonesia mengalami peningkatan.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol Heru Winarko.

Menurut Heru Winarko, bukti peredaran narkotika meningkat menjelang  Tahun Baru 2019  itu dari pengungkapan kasus baik oleh BNN dan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri.

Oleh karena itu,  BNN melakukan koordinasi dengan  Direktorat Pemberantasan dibawah pimpinan Irjen Arman Depari, Pemerintah Daerah dan kepolisian.

Kampanye Bahaya Narkotika, BNNP DKI Bagi-bagi Cinderamata ke Warga

"Kita di lapangan dipantau terus, ada beberapa tim di sana. Kerjasama dengan instansi terkait juga kita jalin. Agar bisa dieliminir dan ditiadakan narkoba di Indonesia," kata Heru Winarko, Senin (10/12/2018)

Menurut Heru Winarko, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan BNN Propinsi di daerah untuk mencegah narkoba masuk ke setiap wilayah.

Apalagi permintaan narkoba jelang akhir tahun 2018 kini banyak bermunculan.

Kapolda Metro Jaya Berharap Polisi Pemakai Narkotika Harus Diganjar Hukuman Mati

Ketika disinggung jenis narkoba apa yang banyak dikonsumsi, Heru Winarko menuturkan bahwa sabu dan ekstasi masih menjadi narkoba utama bagi para pengguna.

"Sekarang ini yang masih beredar, narkoba yang menimbukkan efek stimulan, seperti sabu dan ekstasi," ujar Heru Winarko.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved