Breaking News:

117 Bank Sampah di Jakarta Barat Tidak Aktif karena Warga Tidak Mengumpulkan Sampah

Sebanyak 117 bank sampah dari 778 bank sampah di wilayah Jakarta Barat tidak aktif lagi.

Penulis: | Editor: Intan Ungaling Dian
WARTA KOTA/FERYANTO HADI
Ilustrasi warga Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, mengolah sampahnya sendiri, memilah sampah organis dan non organik dan menjualnya melalui bank sampah di wilayahnya. 

WARTA KOTA, PALMERAH --- Sebanyak 117 bank sampah dari  778 bank sampah di wilayah Jakarta Barat tidak aktif lagi.

Hal itu disebabkan karena  tak ada lagi warga di wilayah itu untuk menabung atau mengumpulkan sampah.

"Sebanyak 15 persen atau 117 bank sampah tak lagi aktif. Tersisa 661 bank sampah yang masih aktif dari 778 bank sampah di Jakarta Barat," kata Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Kota Jakarta Barat, Edy Mulyanto, Senin (10/12/2018).

Setiap RW di Jakarta Diharap Miliki Bank Sampah

"Ketidakaktifan itu dikarenakan warga di wilayah itu tak lagi aktif pengumpulan sampah atau menjadi nasabah sampah," ucapnya lagi.

Edi mengatakan, warga yang sudah tidak mengumpulkan sampah itu terjadi di Kelurahan Sukabumi Selatan yakni.

Menurut dia, di Kelurahan Sukabumi, dari tujuh RW yang memiliki bank sampah, hanya tiga RW yang memiliki bank sampah masih aktif.

240 Sekolah di Jakut Sudah Punya Bank Sampah

Meski begitu, dia masih menganggap wajar karena di Jakarta Barat sudah diterapkan bank sampah untuk di setiap lingkungan RW.

"Masih wajar, karena di tahun 2017 kemarin itu dari jajaran Kementerian KLHK itu menyatakan jika bisa di setiap kelurahan ada bank sampah," ucapnya.

"Tapi, di Jakarta Barat sudah ada di setiap RW. Itu artinya kita sudah selangkah lebih maju ya dibanding wilayah lain," tutur Edy. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved