Normalisasi Sungai Ciliwung di Kawasan Pengadegan, DKI Telah Menyiapkan Rumah Susun

Terkait rencana normalisasi di kawasan itu, satu di antaranya dengan membangun Rusunawa yang berlokasi di depan kantor Kelurahan Pengadegan.

Normalisasi Sungai Ciliwung di Kawasan Pengadegan, DKI Telah Menyiapkan Rumah Susun
Warta Kota/Feryanto Hadi
Tahun demi tahun berganti, banjir di bantaran Sungai Ciliwung kawasan Pengadegan, Kecamatan Pancoran, masih senantiasa menghantui warga saat memasuki musim hujan. 

WARTA KOTA, PANCORAN--- Tahun demi tahun berganti, banjir di bantaran Sungai Ciliwung kawasan Pengadegan, Kecamatan Pancoran, masih senantiasa menghantui warga saat memasuki musim hujan.

Warga di sana memang masih menunggu informasi terkait proses normalisasi Sungai Ciliwung di kawasan itu yang sejauh ini tidak jelas kelanjutannya.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah melakukan upaya-upaya terkait rencana normalisasi di kawasan itu, satu di antaranya dengan membangun rumah susun sewa (Rusunawa) yang berlokasi di depan kantor Kelurahan Pengadegan.

Pembangunan rusunawa itu kini sudah rampung. Nantinya, rusun ini dibuat untuk relokasi warga Pengadegan yang tinggal di bantaran Sungai Ciliwung.

Gedung bangunan dengan 16 lantai dan satu tower sudah berdiri di tengah-tengah perkampungan.

Lahan yang digunakan dulunya bekas Sekolah Dasar Negeri 09 Pengadegan

Lurah Pengadegan, Mursyid, berharap normalisasi Sungai Ciliwung yang mengalir di sepanjang wilayahnya cepat selesai.

Saat ini, menurut Mursyid, dari rencana pembangunan tanggul sepanjang 800 meter, baru 200 meter yang selesai. Sementara, sepanjang 600 meter sisanya belum diselesaikan.

Normalisasi Sungai Ciliwung, kata Mursyid, untuk memindahkan warganya menuju Rumah Susun Pengadegan yang telah tersedia.

"Warga sejauh ini memahami adanya penataan. Toh, selama bertahun-tahun mereka kebanjiran dan harus mengungsi. Mereka bersedia direlokasi apalagi hanya digeser ke rusunawa yang lokasinya lebih baik," kata Mursyid, Kamis (6/12/2018).

Bahkan, warga telah lama menunggu proses pembangunan rusunawa yang lokasinya persis di depan kantor Kelurahan Pengadegan.

Kata Mursyid, kuota untuk warga Pengadegan di rusunawa itu sebanyak 90 orang dari 188 kapasitas yang ada.

Sisanya akan ditempati warga dari luar Pengadegan yang wilayahnya juga terdampak penataan.

"Warga yang rumahnya terimbas normalisasi sungai akan diprioritaskan. Dari Dinas Perumahan, katanya sebanyak 90 kepala keluarga dari RT 08 RW 10, RT 11 RW 01, dan RT 08 RW 02. Kami sudah masukkan datanya," katanya.

Warga Pengadegan di Jakarta Selatan Merasa Digantung Soal Kelanjutan Normalisasi Sungai Ciliwung

Warga Cililitan Desak Dinas SDA Segera Bayar Ganti Rugi Dampak Normalisasi Ciliwung

Normalisasi Saluran Air Pisangan Lama Dikebut

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved