Jika Jadi Tersangka, Habib Bahar bin Smith Bakal Ajukan Praperadilan

Menurutnya, kedudukan manusia di mata hukum adalah sama, baik penguasa maupun orang biasa.

Instagram/wikipedia
Habib Bahar bin Smith 

ULAMA dan pendakwah Habib Bahar bin Smith akhirnya memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Pusat, Kamis (6/12/2018) siang.

Tokoh FPI tersebut diperiksa terkait laporan terhadap dirinya, dalam kasus ujaran kebencian kepada Presiden Joko Widodo. Hadir di Bareskrim Polri, Anggota Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) Novel Bamukmin dan sejumlah tokoh dan ulama.

Menyoroti kasus ini, Novel Bamukmin mengatakan, jika seandainya Habib Bahar bin Smith ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini, pihaknya akan melayangkan praperadilan.

Novel Bamukmin Klaim Ada 50 Kuasa Hukum yang Dampingi Pemeriksaan Habib Bahar bin Smith

"Kami akan mengajukan praperadilan untuk membatalkan penetapan tersangkanya," kata Novel Bamukmin kepada wartawan.

Menurutnya, kedudukan manusia di mata hukum adalah sama, baik penguasa maupun orang biasa.

"Tapi di kasus ini kita lihat wasit sudah menjadi pemain, sudah pro kekuasaan, padahal seharusnya bisa berlaku adil dan profesional," paparnya.

31 Pekerja Dibunuh KKB, Tekad Jokowi Bangun Tanah Papua Malah Semakin Membara

Maka itu, dirinya berharap kepolisian dapat berlaku adil dalam setiap kasus mana pun yang berkaitan dengan penegakan hukum.

"Adil dalam artian kok kasus penegakan hukum yang lain enggak diproses cepat? Tapi kok yang ini secepat kilat. Hukum harus berlaku adil dan kami meminta supaya ini ditegakkan seadil-adilnya," paparnya. (Reza Deni)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved