Sabtu, 2 Mei 2026

Genjot Pembangunan Manusia, Pemkot Jaksel Akan Gelar Maghrib Mengaji

Pemkot Jakarta Selatan menjalankan sejumlah program seperti festival olahraga sepanjang tahun dari tingkat RW, pelatihan kerja, kerja bakti.

Tayang:
Penulis: Feryanto Hadi |
Warta Kota/Feryanto Hadi
Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali saat membuka Program Jakarta Maghrib Mengaji, di Masjid Darul Ihsan, Lebak Bulus V, Kelurahan Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (25/8/2018). 

PROGRAM Gubernur Anies Baswedan salah satunya adalah  bagaimana membangun mental warga supaya berkehidupan lebih baik melalui sikap, tindakan, perilaku demi membentuk karakter manusia yang berbudaya dan beragama.

Membangun mental dan etos kerja warga juga bisa meningkatkan kesejahteraan.

Di suatu kesempatan, Anies menjelaskan, pembangunan yang tepat bukan sebatas pembangunan fisik melainkan pembangunan manusia juga.

Selaras dengan keinginan Anies, Pemkot Jakarta Selatan di bawah kepemimpinan Wali kota Marullah Matali menjalankan sejumlah program seperti festival olahraga sepanjang tahun yang dimulai dari tingkat RW, pelatihan kerja, kerja bakti, hingga gerakan subuh gabungan yang mengajak masyarakat shalat berjamaah di masjid pada waktu subuh.

"Semangat kita adalah untuk membangkitkan lagi kebersamaan warga serta kebiasaan-kebiasaan positif yang mulai ditinggalkan. Sebab, sebagus apapun program pembangunan, kalau mentalnya nggak bagus ya bagaimana," ujar Kepala Suku Badan Perencanaan Pembangunan Kota Jakarta Selatan, Herwansyah kepada Warta Kota, Kamis (6/12/2018).

"Seperti festival olahraga sepanjang tahun, itu sebenarnya tujuan utamanya bukan untuk prestasi. Tapi Pemprov mendorong bagaimana warga bisa berkumpul, guyub dan bisa bersilaturahim. Sebab selama ini kan hidup di kota identik dengan sikap cuek. Nah, kita buat bagaimana warga yang bertetangga, baik kaya atau miskin, bisa akrab," imbuhnya.

Dalam waktu dekat, kata dia, Walikota Marullah akan memulai program inovasi dengan menggelar kegiatan bertajuk "Maghrib Mengaji".

"Pak Marullah ini kan ke depan pengin menghidupkan yang dulu ada, dimana saat maghrib orang-orang pada mengaji. Apalagi masjid kita kan bagus-bagus. Ini selaras dengan keinginan pak gubernur untuk memperbaiki karakter warganya melalui pendekatan agama," ungkapnya.

Nantinya, Pemkot Jakarta Selatan menargetkan setiap kelurahan minimal menggelar empat kali kegiatan Maghrib Mengaji ini.

"Kita ajak anak-anak kita shalat berjamaah di masjid, mendengarkan ceramah dan mengaji bersama sampai waktu Isya'," ungkapnya

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved