Pengoperasian JPM Tanah Abang Tunggu Pengerjaan Pemindahan Gate Stasiun
Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi bersama instansi terkait melakukan peninjauan di Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Tanah Abang, Rabu (5/12
Penulis: Rangga Baskoro |
Laporan Wartawan Wartakotalive.com Rangga Baskoro
Warta Kota, Tanah Abang -- Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi bersama instansi terkait melakukan peninjauan di Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Tanah Abang, Rabu (5/12).
Saat meninjau, Irwandi mengatakan pengoperasian JPM Tanah Abang masih akan menunggu selesainya pengerjaan pemindahan akses pintu keluar masuk (gate) di Stasiun Tanah Abang.
"Tunggu 13 gate yang ini belum dipindahin ke depan, itu nanti, kalau nanti yang 13 gate sudah dipindahin ke depan, nanti itu sudah bisa dibuka. Jadi itu oleh KAI itu akan dibuka, gatenya didorong ke depan, itu kan baru dikerjain," kata Irwandi di lokasi.
Pemindahan sebanyak 446 pedagang di atas JPN juga akan menunggu rampungnya pengerjaan 13 gate tersebut.
"Iya baru bisa dinaikin (nanti), kalo enggak, ada orang yang ngelewatin, gimana PKL-nya," ungkapnya.
JPM Tanah Abang akan menampung sebanyak 446 pedagang dari total 650 PKL yang biasa berjualan di sepanjang Jalan Jatibaru Raya.
Jembatan sepanjang kurang lebih 400 meter ini nantinya akan dilengkapi dengan 26 CCTV di 13 titik.
Jembatan yang dibangun dengan anggaran dari PD Sarana Jaya sebesar Rp 35,8 miliar itu, memiliki panjang kurang lebih 400 meter.
Konstruksi JPM dibangun sesuai dengan lebar Jalan Jatibaru Raya yakni kurang lebih 12 meter. Sedangkan tinggi konstruksinya dibuat sepanjang 6 meter.
Sebanyak 446 pedagang akan menempati kios seluas 1,5x2,5 meter di atas JPM.
Mereka diwajibkan membayar sebesar Rp 500.000 per bulan yang disetorkan langsung ke rekening Bank DKI. Pembayarannya baru akan dilakukan pada Januari 2019. (abs)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20181205pengoperasian-jpm-tanah-abang-tunggu-pengerjaan-pemindahan-gate-stasiun.jpg)