Aksi OPM

Moeldoko Kritik Aktivis HAM yang Bungkam Soal Pembunuhan 31 Pekerja di Papua

KEPALA Staf Kepresidenan Moeldoko mengutuk keras pembunuhan yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

Moeldoko Kritik Aktivis HAM yang Bungkam Soal Pembunuhan 31 Pekerja di Papua
TRIBUNNEWS/SENO TRI SULISTIYONO
Moeldoko di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (2/11/2018). 

KEPALA Staf Kepresidenan Moeldoko mengutuk keras pembunuhan yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

31 orang ditengarai ditembak mati. Mereka merupakan pekerja dari PT Istaka Karya di Kabupaten Nduga, Papua. Moeldoko mengatakan tindakan yang diduga dilakukan oleh kelompok Egianus Kagoya itu sebagai aksi biadab.

"Ini sebuah kebiadaban. Kami mengutuk peristiwa itu tidak hanya dilakukan KKB, tapi boleh saya katakan ini gerakan OPM. Aksi kriminal tidak seperti itu," ujar Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (5/12/2018).

Ignasius Jonan: Kalau Mobil Listrik Tidak Jalan, Impor BBM Bisa Dua Kali Lipat

Moeldoko berharap tidak ada standar ganda terhadap aksi pembunuhan sadis kepada puluhan pekerja yang tewas itu. Terutama, aktivis yang selalu mengkritik pelanggaran Hak Asasi Manusia kepada aparat penegak hukum di Papua.

"Karena sangat tidak imbang kalau ada sebuah peristiwa kecil yang dijalankan aparat diekspose besar-besaran, tapi 31 nyawa seolah tidak terjadi apa-apa. Ini sungguh tidak imbang," tegasnya.

Moeldoko berujar, jika ada kelompok dari dalam maupun luar negeri yang mendukung gerakan KKB, maka pemerintah akan menganggap bahwa kelompok itu bagian dari kelompok yang dipimpin Egianus Kagoya.

"Agar kita sungguh-sungguh melihat situasi ini dengan cara yang jernih. Saya mantan Panglima TNI, jadi punya emosi seperti ini," ucap Moeldoko. (Dennis Destryawan)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved