KPK

Cerita Laode Muhammad Syarif Menutup Akun Media Sosial Demi Tanggung Jawab di KPK

Laode Muhammad Syarif sangat berhati-hati menggunakan media sosial. Hal ini terkait pekerjaannya sebagai pejabat di KPK.

Cerita  Laode Muhammad Syarif Menutup Akun Media Sosial Demi Tanggung Jawab di KPK
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode Muhammad Syarif, . 

WARTA KOTA, PANCORAN --- Menjabat  sebagai Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat Laode Muhammad Syarif sangat berhati-hati dalam menggunakan media sosial.

Sebelum menjadi pejabat KPK, dia punya dua akun media sosial yakni Facebook (FB) dan Twitter. Tetapi, Facebook sudah ditutup dan kini hanya punya Twitter.

Alasan menutup FB karena mendapat informasi dari pekerja rumah tangganya bahwa ada wartawan atau seseorang yang banyak bertanya tentang rumah dan lainnya.

Bahkan, di ponsel ada foto-foto dirinya dan anak-anak.

Ini Daftar Harga Barang Sitaan KPK yang Akan Dilelang, Berminat?

"Saya yakin itu ada di FB jadi saya tutup saja. Nah kalau Twitter ragu-ragu ditutup atau tidak," kata Laode saat jadi pembicara di Festival Media Digital Pemerintah di Hotel Bidakara, Rabu (5/12/2018).

"Tidak ada aturan tidak memiliki akun media sosial. Akhirnya Twitter saya pertahankan karena ada manfaatnya," kata Laode lagi.

Dalam acara Festival Media Digital Pemerintah itu turut hadir sebagai pembicara yakni Menteri keuangan Sri Mulyani, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Dirjen Kominfo Prof Ahmad Ramli.

Salah satu manfaat media sosial, kata Laode, bisa melihat tanggapan masyarakat terhadap KPK.

"Lewat Twitter saya bisa melihat mood masyarakat. Apakah lagi marah-marah atau lagi senang ke KPK. Karena saya juga mengikuti akun KPK," katanya.

Menurutnya, berita KPK bagi media mainstream adalah siapa lagi yang ditangkap? Siapa yang akan pakai baju oranye?.

Halaman
12
Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved