Breaking News:

Bencana Longsor

Wilayahnya Rawan Longsor, Wali Kota Jaksel Antisipasi Pasang Dinding Turap

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebut ada 10 titik yang rawan longsor di Jakarta Timur dan Selatan.

Warta Kota/Adhy Kelana
Sejumlah pekerja tengah memasang turap Kali Baru di Jalan Kahfi 2, Jagakarasa, Kamis (15/11). Pemasangan turap ini untuk mengantisipasi longsor saat musim penghujan tiba. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Anggie Lianda Putri

WARTA KOTA, GAMBIR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebut ada 10 titik yang rawan longsor di Jakarta Timur dan Selatan.

Delapan titik diantaranya berada di kawasan Jakarta Selatan dengan potensi menengah hingga tinggi.

Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali mengaku telah mengindentifikasi adanya ancaman bencana longsor.

Ia mengatakan telah melakukan antisipasi dengan cara membenahi wilayah yang berpotensi longsor disaat curah hujan tinggi.

"Jadi gini, dari beberapa waktu yang lalu titik-titik longsor itu sudah diidentifikasi dan sudah dilakukan pembenahan di beberapa titik yang bisa dilakukan," ujar Marullah saat dihubungi, Selasa (4/12/2018).

Salah satu caranya yakni dengan membangun dinding turap di beberapa bantaran kali.

"Saya lupa titiknya itu di Pesanggrahan ada beberapa yang belum bisa dijangkau. Nah itu yang belum bisa. Tapi yang lain sih aman. Angka (titik pembangunan turap) saya lupa," kata Marullah.

Ia juga telah mendapat laporan dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) bahwa pembangunan dinding turap sebagian sudah rampung.

"Ada yang masih berjalan, ada yang sudah selesai. Doain saja mudah - mudahan tidak terjadi yang serem - serem di Jaksel," katanya.

Halaman
12
Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved