Lowongan Lelang Jabatan di Pemkot Depok yang Terbuka untuk ASN Seluruh Indonesia

Tiga jabatan yang dilelang itu adalah jabatan Kasatpol PP, Kepala DPAPMK, serta Inspektur Daerah Kota Depok.

Lowongan Lelang Jabatan di Pemkot Depok yang Terbuka untuk ASN Seluruh Indonesia
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Sekda Depok Hardiono yang menjabat Ketua Panitia Seleksi Terbuka/ Lelang jabatan di Pemkot Depok. 

Depok, Warta Kota -- Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok Hardiono mengatakan pihaknya memperpanjang masa pendaftaran lelang jabatan atau seleksi terbuka, untuk tiga jabatan pimpinan tinggi pratama setingkat eselon II B di lingkungan Pemkot Depok, sampai 7 Desember mendatang.

Tiga jabatan yang dilelang itu adalah jabatan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Depok, Kepala Dinas Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok; serta Inspektur Daerah Kota Depok.

Sebelumnya masa pendaftaran lelang jabatan untuk tiga posisi strategis di Pemkot Depok itu, telah dibuka sejak 15 November dengan batas akhir sampai 1 Desember.

Namun minimnya jumlah peserta atau aparatur sipil negara (ASN) yang mendaftar hingga akhir masa pendaftaran, membuat seleksi terbuka lelang jabatan tidak memenuhi syarat dilakukan sesuai ketentuan.

Karenanya Pemkot Depok memutuskan memperpanjang masa pendaftaran sampai 7 Desember mendatang.

Menurut Hardiono yang juga menjabat Ketua Panitia Seleksi Terbuka Pemkot Depok, lelang jabatan untuk tiga posisi strategis di Pemkot Depok ini terbuka bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai negeri sipil (PNS) di seluruh Indonesia.

Sekda Depok Hardiono yang menjabat Ketua Panitia Seleksi Terbuka/ Lelang jabatan di Pemkot Depok.
Sekda Depok Hardiono yang menjabat Ketua Panitia Seleksi Terbuka/ Lelang jabatan di Pemkot Depok. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Baik mereka yang merupakan ASN pemerintah daerah, maupun pemerintah pusat atau kementerian dan lainnya, dengan catatan memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Karenanya ia berharap dalam masa perpanjangan ini jumlah ASN yang mendaftar bisa lebih banyak dan memenuhi kuota sesuai aturan dan ketentuan yang ada

"Jadi lelang jabatan ini tidak terbatas untuk ASN di Pemkot Depok saja, tapi seluruh ASN di Indonesia yang memenuhi persyaratan," katanya.

Ia mengatakan sampai ditutupnya masa pendaftaran 1 Desember lalu jumlah peserta yang mendaftar seleksi terbuka untuk tiga jabatan ini, belum memenuhi kuota sesuai ketentuan dan aturan.

"Maka masa pendaftaran kami perpanjang sampai 7 Desember," kata Hardiono.

Ia menjelaskan sesuai aturan dan ketentuan soal seleksi terbuka atau lelang jabatan di lingkungan pemerintah daerah, minimal mesti ada 4 pendaftar untuk satu jabatan agar seleksi terbuka bisa dilakukan.

Sekda Depok Hardiono yang menjabat Ketua Panitia Seleksi Terbuka/ Lelang jabatan di Pemkot Depok.
Sekda Depok Hardiono yang menjabat Ketua Panitia Seleksi Terbuka/ Lelang jabatan di Pemkot Depok. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

"Karena untuk seleksi terbuka ini belum memenuhi kuota jumlah pendaftar, sehingga masa pendaftaran kami buka lagi,"' kata Hardiono.

Dengan diperpanjangnya masa pendaftaran, kata Hardiono, maka otomatis jadwal seleksi terbuka yang akan dilakukan pihaknya juga berubah dari jadwal yang sudah mereka tetapkan sebelumnya.

Hardiono menuturkan seleksi terbuka atau lelang jabatan untuk tiga posisi ini dilakukan pihaknya berdasarkan amanat UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Nanajemen Pegawai Negeri Sipil serta Surat Komisi Aparatur Sipil Negara Nomor B-2580/KASN/11/2018/ tanggal 14 November 2018 perihal pelaksanaan seleksi terbuka JPT Pratama di lingkungan Pemkot Depok.

Untuk persyaratannya kata Hardiono, terbagi atas persyaratan umum dan persyaratan khusus.

Untuk persyaratan umum adalah pegawai negeri sipil (PNS), berusia paling tinggi 56 tahun pada 28 Desember 2018, sehat jasmani dan rohani, dalam lima tahun terakhir tidak pernah dan tidak sedang dijatuhi hukuman disiplin tingkat berat atau sedang, pendidikan minimal S-1 diutamakan S-2 dari program studi berkreditasi minimal B, dan mendapat persetujuan dari pejabat pembina kepegawaian.

Sementara persyaratan khusus, bagi pejabat administrator adalah menduduki jabatan administrator (eselon III a) paling kurang dua tahun, diutamakan memiliki pengalaman dalam dua jabatan berbeda, memiliki pangkat pembina Golongan Ruang IV a serta telah mengikuti dan lulus Diklat Kepemimpinan tingkat III.

Sekda Depok Hardiono yang menjabat Ketua Panitia Seleksi Terbuka/ Lelang jabatan di Pemkot Depok.
Sekda Depok Hardiono yang menjabat Ketua Panitia Seleksi Terbuka/ Lelang jabatan di Pemkot Depok. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Sedangkan persyaratan khusus bagi pejabat fungsional adalah menduduki jabatan fungsional Ahli Madya yang sesuai dengan jabatan yang dilamar, memiliki Pangkat Pembina Tingkat I, Golongan Ruang IV b.

Para calon peserta lelang atau pendaftar kata dia harus membuat surat lamaran ke panitia seleksi di atas materai Rp 6000 dengan format surat lamaran dan kelengkapan berkas di email ke pansel-bkpsdm@depok.go.id atau ke bangrir_bkpsdm@depok.go.id.

"Surat lamaran meski dilengkapi sejumlah dokumen terkait, mulai dari daftar riwayat hidup, foto kopi SK kenaikan pangkatan terakhir dan lainnya yang tertera di surat pengumuman lelang," kata Hardiono.

Semua surat lamaran dan kelengkapn berkas identitas peserta lelang sudah harus diterima Panitia Seleksi, lewat email paling lambat 7 Desember pukul 23.59.

Setelah masa pendaftaran dibuka sampai 7 Desember, tambah Hardiono, panitia seleksi akan melakukan seleksi administrasi dan mengumumkan hasilnya 8 Desember.

"Peserta yang lolos seleksi administrasi akan menjalani uji kompetensi, pemeriksaan kesehatan dan MMPI, seleksi penulisan, serta seleksi wawancara, sesuai jadwal yang kami susun selanjutnya," kata dia.

Dari keseluruhan penilaian dalam rangkaian uji dan kompetensi itu kata Hardiono, pihaknya akan mengumumkan beberapa nama yang berhak menduduki jabatan yang dilelang untuk diberikan ke Wali Kota Depok.

Ia berharap dengan diperpanjangnya masa pendaftaran lelang jabatan ini, jumlah pegawai negeri sipil atau ASN yang mendaftar, akan memenuhi kuota sesuai aturan dan ketentuan yang ada.

"Sehingga secepatnya posisi atau jabatan kosong diisi pejabat yang kompeten dan tepat," kata dia.

Saat ini tambahnya, untuk posisi di masing-masing jabatan yang dilelang atau masih kosong, dipegang sementara oleh pejabat pelaksana tugas (Plt).(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved