Banjir Masih Menerjang karena Normalisasi Tidak Maksimal Jadi Alasan Kasudin SDA

Penyebab genangan karwna normalisasi yang belum dilakukan dengan maksimal. Tercatat di Jakarta Barat, tiga kali tak tersentuh normalisasi.

Banjir Masih Menerjang karena Normalisasi Tidak Maksimal Jadi Alasan Kasudin SDA
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Genangan air terjadi di kawasan RT 004 RW 004 Kelurahan Kebon Jeruk, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (3/12/2018). 

Banjir menerjang kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (4/12/2018). Menurut Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat, Imron Syahrin, mengatakan banjir melanda lantaran belum maksimalnya pengerjaan normalisasi kali di kawasan Jakarta Barat.

"Penyebab genangan karwna normalisasi yang belum dilakukan dengan maksimal. Tercatat di Jakarta Barat, tiga kali tak tersentuh normalisasi. Antara lain, Kali Sekretaris, Kali Pesanggrahan, dan Kali Grogol. Imbasnya, air jadi meluap ke pemukiman warga," ungkapnya kepada wartawan.

Mengenai pengerjaan normalisasi kali, kata Imron, pihaknya masih menunggu Kementerian PUPR melalui pihak Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC).

Saat ini, pengerjaan normalisasi BBWSCC masih tahap perbaikan hulu atau aliran Kali Pesanggarahan wilayah Jakarta Selatan.

"Sementara untuk wilayah Jakarta Barat, untuk perbaikan baru akan dilakukan tahun depan. Di Jakarta Barat normalisasi kali masih sebatas pengerukkan karena mengalami kedangkalan," katanya.

Sementara untuk memasang sheetpile atau minipile, pembangunannya pun baru dilakukan dibeberapa titik, salah satunya di kawasan Palmerah yang masuk aliran kali Grogol.

Untuk Kali Pesanggarahan, ujar Imron, ada beberapa titik yang belum dipasangi sheetpile.

"Salah satunya di kawasan Kedoya yang tidak jauh dari Gedung Metro TV. Di sana, ada lahan warga yang belum dibebaskan," ungkap Imron kembali.

Penulis:
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved