Sabtu, 30 Mei 2026

Aksi 212

Jalan Kaki dari Stasiun Gondangdia ke Monas Butuh Waktu 2 Jam

Diprediksi jutaan massa turut meramaikan Aksi Reuni Akbar 212 di Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (2/12).

Tayang:
Penulis: Rangga Baskoro |
Warta Kota/Rangga Baskoro
Sejumlah jamaah turut meramaikan Aksi Reuni Akbar 212 dari Stasiun Gondangdia menuju Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (2/12). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Rangga Baskoro

Warta Kota, Gambir -- Diprediksi jutaan massa turut meramaikan Aksi Reuni Akbar 212 di Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (2/12).

Padatnya massa yang berdatangan menyebabkan arus lalu lintas lumpuh total.

Hal itu disebabkan oleh ditutupnya sejumlah ruas jalan yang digunakan oleh para massa yang berjalan kaki.

Mereka memenuhi seluruh ruas jalan sehingga membentuk seperti antrean panjang.

Seorang massa bernama Hendarto (33) mengatakan memerlukan waktu 2 jam dari Stasiun Gondangdia menuju ke dalam Monas.

"Saya memang agak telat sih. Naik KRL sampai Stasiun Gondangdia jam 7 pagi. Jadi memang sudah ramai sekali ya di luar stasiun," kata Hendarto di lokasi, Minggu (2/12).

Sejumlah jamaah turut meramaikan Aksi Reuni Akbar 212 dari Stasiun Gondangdia menuju Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (2/12).
Sejumlah jamaah turut meramaikan Aksi Reuni Akbar 212 dari Stasiun Gondangdia menuju Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (2/12). (Warta Kota/Rangga Baskoro)

Warga Tangerang itu mengatakan biasanya, hanya butuh waktu sekitar 15-20 menit saja dari Stasiun Gondangdia menuju Monas.

Namun hari ini, ia butuh waktu 2 jam berjalan kaki hingga tiba di dalam Monas.

"Kebetulan kantor di sekitar Gambir. Jadi saya tahu tuh berapa lama biasanya kalau jalan sampai ke kantor dari Stasiun Gondangdia. Kalau hari ini 2 jam baru sampai. Keringatan makanya," ucapnya.

Hal itu diperparah lantaran banyak PKL yang berdagang di tengah jalan, mulai dari pedagang minuman, makanan maupun pernak-pernik 212.

"Ini jualan di tengah jalan, di depan pintu masuk Monas, jadinya semakin menghambat ya. Tapi enggak apa-apa, rezekinya para pedagang lah. Alhamdulillah, nikmati saja," kata Hendarto.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved