Korpolairud: Kualitas Pelanggaran di Perairan Indonesia Mengalami Peningkatan

Ditpolair Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Korpolairud) Baharkam Polri berhasil melakukan penindakan terhadap sebanyak 952 kasus selama periode Ja

Korpolairud: Kualitas Pelanggaran di Perairan Indonesia Mengalami Peningkatan
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri Brigjen M Lotharia Latif 

WARTA KOTA, TANJUNG PRIOK--- Ditpolair Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Korpolairud) Baharkam Polri berhasil melakukan penindakan terhadap sebanyak 952 kasus selama periode Januari-November 2018.

Jumlah tersebut diklaim mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri Brigjen M Lotharia Latif mengklaim jumlah tersebut menurun dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Hanya saja untuk kualitas pelanggaran yang dilakukan mengalami peningkatan.

“Secara kuantitas terjadi penurunan. Tapi secara kualitas sekarang itu makin meningkat, makin marak. Masalah penggunaan bom ikan itu salah satunya,” kata Latif, Jumat (30/11/2018).

Latif mengatakan, pelanggaran penggunaan bahan peledak untuk menangkap ikan menjadi masalah yang rutin terjadi setiap tahun.

Menurut Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri masih banyak nelayan yang enggan menghilangkan tradisi buruk tersebut.

“Ada masyarakat yang seolah-olah menjadi tradisi. Itu yang ingin kita ubah,” kata Lotaria.

Padahal penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak merugikan perairan Indonesia.

Ekosistem bawah laut seperti terumbu karang menjadi rusak. Sementara untuk memulihkannya membutuhkam waktu bertahun-tahun.

“Kami ingin penangkapan ikan itu dilakukan secara ramah lingkungan dengan peralatan, jadi tidak merusak biota laut lainnya, dengan jaring yang aman dan ramah lingkungan,” kata Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri.

Korpolairud Baharkam Polri Ungkap 952 Kasus Sepanjang Tahun 2018

Manajemen Ancol Imbau Pengunjung Tidak Menyentuh dan Menangkap Ubur-ubur

Hasil Menangkap Ikan Sapu-Sapu Bisa Beli Motor

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved