Aksi 212

Kapitra Ampera Patuhi Imbauan Polisi Tunda Aksi Tandingan, Doakan Reuni 212 Besok Sukses

Aksi tersebut digagas Kapitra Ampera sebagai bentuk aksi tandingan saat reuni 212 digelar di Monas, Minggu (2/12/2018) besok.

Kapitra Ampera Patuhi Imbauan Polisi Tunda Aksi Tandingan, Doakan Reuni 212 Besok Sukses
TRIBUNNEWS/DENNIS DESTRYAWAN
Kapitra Ampera usai mengikuti pembekalan bacaleg PDIP di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Minggu (5/8/2018). 

POLITIKUS Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kapitra Ampera mengaku sudah legawa aksi kontemplasi 212 yang digagas olehnya harus ditunda.

Aksi tersebut digagas Kapitra Ampera sebagai bentuk aksi tandingan saat reuni 212 digelar di Monas, Minggu (2/12/2018) besok.

Sebagai alumni peserta aksi bela Islam 212, eks pengacara Rizieq Shihab ini keberatan terhadap diselenggarakannya reuni 212, dan memilih menggelar aksi tandingan bernama Kontemplasi 212.

Polisi Minta Kapitra Ampera Tunda Aksi Tandingan Reuni 212

"Polisi kemarin keluarkan imbauan supaya saya mengundurkan acara saya, karena ada informasi intelijen. Saya ketemu dengan Direktur Intelkam minta penjelasan. Dijelaskan ada indikasi-indikasi yang menunggang. Saya bisa terima," ungkapnya, Sabtu (1/12/2018), dalam sebuah diskusi bertema 'Seberapa Greget Reuni 212', di Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat.

Kapitra Ampera menambahkan, sebagian massa dari acaranya itu sudah ada yang tiba di ibu kota, yakni massa dari Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT)‎. Meski begitu, dia menyatakan sudah legawa.

Rencana awal, Kapitra Ampera bersama massa yang menamakan diri Forum Silaturahmi, akan memulai aksi setelah Salat Isya pada Sabtu (1/12/2018) hingga Minggu (2/12/2018) pukul 15.00 WIB.

"‎Ya sudah saya doakan saja biar besok sukses," ucapnya. (*)

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved