Breaking News:

Harga Kebutuhan Bahan Pokok, Harga Telur Sangat Sensitif Naik dan Turunnya

Ppemerintah terus berupaya melakukan stabilisasi harga kebutuhan bahan pokok, salah satunya adalah produk industri peternakan.

Penulis: Ign Agung Nugroho | Editor:
Warta Kota/Ign Agung Nugroho
Focus Group Discussion soal dampak kenaikan harga pakan ternak terhadap pengusaha telur di JMC, Jakarta Pusat. 

WARTA KOTA, MENTENG--- Menjelang Perayaan Natal dan Tahun Baru 2019, pemerintah terus berupaya melakukan stabilisasi harga kebutuhan bahan pokok, salah satunya adalah produk industri peternakan.

Hal itu dilakukan guna meminimalkan gejolak harga dipasaran. Pasalnya, menjelang akhir tahun permintaan kebutuhan bahan pokok sering kali mengalami peningkatan.

Wakil Ketua Umum Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (PINSAR), Eddy Wahyudin, mengatakan, pihaknya sangat mendukung langkah pemerintah dalam mengantisipasi adanya gejolak produksi pakan ternak.

"Biasanya, sesuai dengan hukum pasar permintaan tinggi terjadi kenaikan harga. Tapi kami yakin, tim dari Satgas Pangan mampu mengatasi permasalahan tersebut, buktinya tidak ada gejolak yang signifikan," kata Eddy usai menghadiri diskusi publik yang digelar di Jakarta Media Center (JMC), Keboh Sirih, Jakarta Pusat , Rabu (28/11/2018).

Saat ini kondisi harga telur mengalami fluktuasi, persoalan yang sangat mendasar adalah adanya kenaikan harga pakan.

Untuk itu perlu adanya kontrol dari Kementerian Perdagangan. Selain itu, kata dia, perlu juga dilakukan operasi pasar.

Menurut dia, komoditi telur sangat sensitif sekali naik dan turunnya.

Begitu telur itu mengalami kenaikan kemudian pedagang menjual dengan jumlah banyak, sudah barang tentu harga telur mengalami peturunan.

Namun demikian Eddy optimistis jelang Natal dan Tahun Baru mendatang harga telur tetap stabil.

Adanya stok komuditas telur yang pada bulan sebelumnya memang masih tersedia dan bisa dijual pada bulan berikutnya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved