Dijerat Empat Pasal Berlapis, Satpam Apartemen Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara

RH diduga melakukan percobaan pemerkosaan kepada AK yang merupakan WN Jepang

Dijerat Empat Pasal Berlapis, Satpam Apartemen Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara
Warta Kota
Berdasarkan informasi yang dihimpunnya dari korban AK, Rangga menyatakan bahwa kliennya tak mencium adanya bau alkohol pada tubuh dan mulut pelaku, saat RH menggerayangi tubuh korban. 

Rangga Afianto, pengacara wanita berinisial AK, WN Jepang yang jadi korban percobaan pemerkosaan, menyatakan pihaknya sudah membuat laporan kepolisian.

Kasus tersebut terdaftar di kepolisian dengan Laporan Polisi Nomor: LP/6539/XI/2018/PMJ/Dit Reskrimum, tanggal 29 November 2018.

"Sudah langsung kami buatkan laporan kemarin ya," ucap Rangga saat dikonfirmasi, Jumat (30/11).

Pihaknya menyangkakan pelaku berinisial RH yang merupakan satpam apartemen dengan empat pasal berlapis.

"Kami sangkakan Pasal 54 dan atau Pasal 285 KUHP dan Pasal 289 KUHP dan atau Pasal 351 KUHP, mengenai tindak pidana Percobaa Pemerkosaan dan Perbuatan Cabul dan atau Penganiayaan," katanya.

RH dijerat dengan empat pasal berlapis lantaran ia tak hanya memaksa AK melakukan perbuatan intim, namun juga ia melakukan kekerasan dengan cara mencekiknya.

Tak hanya itu, ia juga diketahui melakukan pengancaman kepada AK.

"Pelaku terancam kurungan 12 tahun penjara," ujar Rangga.

RH juga dinilai berniat melakukan perbuatan tak senonoh itu lantaran melihat adanya kesempatan saat korban terlelap hanya mengenakan pakaian dalam dengan kondisi pintu unit apartemen tak dikunci.

Sebelumnya, RH diduga melakukan percobaan pemerkosaan kepada AK yang merupakan WN Jepang di Lantai 20 Unit 6a, Tower Coral, Apartemen Coral Sand, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (29/11) dini hari kemarin.

AK bisa lolos dari perbuatan bejat itu setelah berhasil kabur dan mengunci RH di dalam unitnya.

'Satpam gatal' itu pun tak bisa kabur hingga polisi datang mengamankannya di pagi hari. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved