Pemprov DKI Diminta Selektif Pilih Pedagang yang Berjualan di JPM Tanah Abang

"Tujuannya selektif pedagang agar pedagang yang ber-KTP DKI mendapatkan haknya."

Pemprov DKI Diminta Selektif Pilih Pedagang yang Berjualan di JPM Tanah Abang
Warta Kota/Rangga Baskoro
Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Tanah Abang, Jalan Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat, belum ditempati para pedagang, Kamis (29/11/2018). 

WARTA KOTA, TANAH ABANG ---  Tokoh Pemuda Tanah Abang, H Heru Nuryaman mengkritik tentang pemilihan pedagang yang akan menempati Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Tanah Abang, Jalan Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Pemilihan pedagang di JPM tersebut berdasarkan seleksi pengundian kios Pedagang Kaki Lima (PKL).

Heru Nuryaman menilai, banyak pedagang yang tidak dapat diakomodir. Oleh karena itu, Heru meminta pihak PD Sarana Jaya memperketat seleksi para pedagang.

Dari Jembatan Penyeberangan Multiguna Ada 3 Pintu Masuk ke Stasiun Tanah Abang

"Tujuannya selektif pedagang agar pedagang yang ber-KTP DKI mendapatkan haknya," ucap Heru, Kamis (29/11/2018).

Berdasarkan data yang dihimpun,  ada sebanyak 650 pedagang. Namun,  hanya 446 pedagang yang bakal ditampung di JPM.

"Sudah dua bulan lebih pedagang merana, tidak bisa berjualan, lantaran proyek pembangunan JPM molor dari waktu yang ditentukan," ucap Heru.

Gate Penumpang Stasiun Tanah Abang Dipindah Hindari Pengunjung JPM Keliru Masuk

PD Sarana Jaya, kata Heru, harus cepat mengambil sikap sebelum menimbulkan masalah baru.

"Selain selektif untuk pedagang, penataan kios pedagang di atas JPM juga harus tertata dengan rapi sesuai planning," ujarnya. 

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved