Breaking News:

Dua Karyawan Lion Air Datang ke Konferensi Pers KNKT, Ini yang Dilakukan Mereka

dua orang yang mengaku karyawan PT Lion Air Group mendatangi konferensi pers itu guna meminta klarifikasi KNKT.

Warta Kota
Karyawan Lion Air Group Sambangi KNKT Minta Penjelasan 

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan konferensi pers guna mengklarifikasi pemberitaan di media massa mengenai kelaikan Pesawat Lion Air PK-LQP nomor penerbangan JT 610, yang disampaikan saat laporan awal kecelakaan, pada Rabu (28/11) kemarin.

Tak disangka-sangka, dua orang yang mengaku karyawan PT Lion Air Group mendatangi konferensi pers itu guna meminta klarifikasi secara langsung oleh pihak KNKT.

"Kami ingin sampaikan kepada kawan-kawan KNKT untuk menjelaskan semuanya, membantu kami dalam mencari titik terang. Di luar, kami banyak masalah, banyak pernyataan yang bilang pesawat kami kurang laik dan lainnya. Sampai saat ini ada jumpa pers," kata Tomy, karyawan PT Lion Air Group di Kantor KNKT, Kamis (29/11).

Tomy menyatakan bahwa ia dan karyawan lain 'gerah' dengan apa yang disampaikan oleh KNKT usai membacakan temuan laporan awal pada Rabu kemarin.

"Ini menyangkut nasib karyawan kami Pak. Saya sengaja datang ke sini mewakil aspirasi dari kawan-kawan tentang berita-berita sehingga simpang siur. Belum lagi ada media yang bilang Lion Air bangkrut. Maksudnya apa?" jelasnya.

Oleh sebab itu, Tomy yang datang bersama seorang temannya yang lain memberanikan diri untuk menyambangi KNKT.

"Makanya ke sini kamj mau tahu ini omongannya KNKT apa media massa? Pekerja dan karyawan kami merasa terkatung-katung pak. Kedepannya mungkin bapak-bapak dari KNKT dalam mengambil kesimpulan tolong dipikirkan jauh," ungkap Tomy.

Merespons hal itu, Wakil Ketua KNKT, Haryo Satmiko menuturkan bahwa hingga saat ini, proses investigasi masih berlangsung. Ia pun menyatakan kedepannya akan mempertimbangkan masukan dari karyawan KNKT.

"Baik rekan dari Lion apa yang disampaikan akan kami tampung. Investigasi masih berlangsung. Sehingga nanti kekhawatiran itu akan jadi pertimbangan bagi kami," kata Haryo. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved