Razia STNK di Puri Indah Kembangan Jakbar, Munir Cuma Bisa Garuk-garuk Kepala

Munir mengakui belum dapat membayar pajak dengan disiplin. Namun ia berjanji kedepannya lebih mendahului membayar pajak kendaraan.

Razia STNK di Puri Indah Kembangan Jakbar, Munir Cuma Bisa Garuk-garuk Kepala
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Samsat Jakarta Barat menggelar razia STNK di Jalan Puri Indah, Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (28/11/2018). 

Laporan Wartawan Warta Kota, Panji Baskhara Ramadhan

Kembangan, Warta Kota -- Seorang pengendara roda empat, Munir (33) hanya bisa pasrah dan menggaruk-garukkan kepalanya saat terjaring razia pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) di Jalan Puri Indah, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (28/11/2018).

Kerap lupa membayar pajak, jadi alasan Munir saat itu.

"Yah namanya sibuk sama kerjaan, ya jadi lupa kewajiban yang lain. Nunggaknya (STNK) lima bulanan lebih. Yaa.. Lupaa (sambil menggaruk-garuk kepalanya)," katanya Munir ketika didata petugas Samsat Jakarta Barat di lokasi razia.

Munir mengakui belum dapat membayar pajak dengan disiplin. Namun ia berjanji kedepannya lebih mendahului membayar pajak kendaraan.

"Ya saya bilang tadi karena lupa. Makanya, jadi ribet memang kalau telat bayar pajak," katanya Munir.

Sementara, Elling Hartono sebagai Kepala Unit Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) Jakarta Barat, mengatakan pihaknya mencari keberadaan mobil mewah yang belum membayar pajak.

"Sebenarnya, kami mencari mobil-mobil kelas mewah. Masih kami buru yang nunggak pajak kendaraannya. Sebab, informasi yang didapat apabila mobil mewah sering lewat sekitar sini," ungkapnya.

Elling mengatakan, apabila dalam razia kali ini pihaknya telah menerima pajak sebesar Rp 60 Jutaan dalam satu jam saja.

Apabila dirincikan ada 14 kendraan yang ditilang diantaranya ada 9 penindakan terhadap Surat Izin Mengemudi (SIM), dan 5 buah STNK, serta 19 wajib pajak (WP) bayar pajak ditempat.

"Penerimaan pajak itu sebesar Rp 60.423.600 dalam tempo satu jam razia, yang mulai 10.00 hingga 11.00. Para WP bisa bayar pajak lokasi razia. Karena, kami menyediakan gerai hingga bekerjasama dengan Bank DKI dan pelayanan Samsat Mobile. Sementara, target pencapaian penerimaan pajak Rp 2.999.398.000.000 atau sekitar 91 persen dari target," paparnya. (BAS)

Penulis:
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved