Breaking News:

Operasi Tangkap Tangan

KPK OTT Lima Orang Oknum Pengadilan Jakarta Selatan Terkait Perkara Perdata

KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan terhadap 5 orang, termasuk oknum penegak hukum dari pengadilan negeri di Jakarta, Selasa malam (27/11).

Warta Kota/Henry Lopulalan
Petugas penyidik KPK menunjukan barang bukti uang saat konferensi pers terkait operasi tangkap (OTT) tangan di Lapas Sukamiskin di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Sabtu (21/7/2018). (Foto ilustrasi) 

"Seperti tadi disampaikan, proses masih berlangsung. Ada kemungkinan melalui pengembangan dan penyidikan, kami belum tahu. Sementara yang sangat kuat alat buktinya adalah saudara MP (Merry Purba)," ujar Ketua KPK Agus Rahardjo dalam jumpa pers di Gedung KPK Jakarta, Rabu (29/8/2018).

Menurut Agus, hingga saat ini alat bukti yang cukup kuat mengenai transaksi suap hanya melibatkan Merry Purba.

Dia diduga menerima suap dari terdakwa Tamin Sukardi. Diduga, uang tersebut untuk memengaruhi putusan hakim terhadap perkara korupsi penjualan lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PTPN2 dengan terdakwa Tamin Sukardi.

Dalam sidang putusan terhadap Tamin pada 27 Agustus 2018, hakim menjatuhkan vonis 6 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan.

Tamin juga dikenakan pidana tambahan membayar uang pengganti Rp 132 miliar. Putusan itu jauh lebih ringan dari tuntutan jaksa yang menuntut supaya Tamin divonis 10 tahun penjara.

Menurut Agus, apabila belum ditemukan bukti, tiga hakim lainnya akan dibebaskan setelah selesai menjalani pemeriksaan. 

Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved