VIDEO: Polisi Ungkap 44 Kg Sabu dan 20.000 Ekstasi Jaringan Taiwan dari Cilegon

Polisi menyita 44 kilogram sabu beserta 20.000 butir ekstasi kelas I, di Kawasan Bojonegara, Cilegon, Banten, pada Selasa (20/11/2018)

Polisi menangkap APP (30), HA (41), LS alias Kapten (38), DW (38) dan PR (34), di Kawasan Bojonegara, Cilegon, Banten, pada Selasa (20/11/2018). Polisi juga berhasil sita 44 kilogram sabu beserta 20.000 butir ekstasi kelas I.

"Lima tersangka ini (APP, HA, LS, DW dan PR), merupakan pelaku pengedar narkoba. Dibekuk di dua lokasi antara lain, di Jalan Akses Pabrik Bojonegara Cilegon, dan di Pelabuhan Rakyat Nelayan Cilegon beberapa waktu lalu. Berhasil kami sita, diantaranya 44 kilogram sabu, serta 20.000 butir ekstasi," terangnya Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Erick Frendriz, pada Senin (26/11/2018).

Erick mengatakan sejumlah pelaku merupakan pengedar narkotika jaringan dari internasional, yakni Taiwan, China. Pengedaran narkotika itu, menggunakan kapal nelayan melintas di jalur laut yaitu di Pulau Batam, Aceh yang kemudian berlanjut ke Lampung.

"Hingga akhirnya kami lakukan penyergapan di Pelabuhan Rakyat. Kami amankan lima pelaku. Dimana, mereka ini tugasnya berbeda-beda. Di sini ada yang perannya sebagai kurir, ada yang berperan sebagai kapten kapal, serta ada yang melakukan packing terhadap barang tersebut," ungkap Erick.

Penangkapan para pelaku dan penyitaan sabu puluhan kilogram dengan ekstasi puluhan ribu butir ekstasi, ketika pihaknya dapati informasi mengenai adanya peredaran narkotika. Ketika itu, langsung dilakukan penyelidikan.

"Kasus ini ya dari perkembangan penangkapan sabu 4 kilogram yang kami lakukan waktu lalu. Kita lakukan penyelidikan mendalam, sehingga beberapa waktu lalu kami dapatkan informasi bahwa adanya perjalanan terhadap barang itu, dari Sumatera ke Pulau Jawa. Barang itu, akan diseberangkan melalui Pelabuhan Rayat, yang di Cilegon," paparnya.

Dijelaskannya, sesaat para pelaku melakukan penyerahan barang pihaknya saat itu langsung melakukan penyergapan. Ditemukan di tempat penyergapan, terdapat barang bukti sabu serta ekstasi yang dimaksukkan ke dalam karung.

"Kemudian dari situ, kami pengembangan lagi ke kapal. Di kapal kamu pun menemukan bukti yang memang betul kapal tersebut digunakan untuk menyeberangkan narkoba tersebut. Jadi sebelumnya lagi, barang bukti dipecah. Alhasil, 44 kilogram dan 20.000 butir, akan dibawa ke Jakarta. Barang bukti ini, mau dibawa juga ke Surabaya, Bogor dan Jakarta," paparnya. (BAS)

Penulis:
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved