Sempat Tertunda, Trans Patriot Milik Kota Bekasi Akhirnya 'Mengaspal'

Setelah molor hampir setahun, transportasi milik Kota Bekasi Trans Patriot akhirnya mengaspal untuk publik pada Senin (26/11/2018) pagi.

Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Setelah molor hampir setahun, transportasi milik Kota Bekasi Trans Patriot akhirnya mengaspal untuk publik pada Senin (26/11/2018) pagi. 

SETELAH molor hampir setahun, transportasi milik Kota Bekasi Trans Patriot akhirnya "mengaspal" untuk publik pada Senin (26/11/2018) pagi.

Sejak soft launching pada Senin, 18 Desember 2017 lalu, angkutan umum massal ini sempat diparkir karena proses penunjukkan pengelola Trans Patriot selama beberapa bulan.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, pengelola sembilan bus yang dibeli senilai Rp 11 miliar ini akhirnya jatuh pada Perusahaan Daerah Mitra Patriot (PDMP).

Payung hukum penunjukkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini sebagai pengelola adalah Peraturan Wali Kota Bekasi Nomor 57 tahun 2018 tentang Penyerahan Bus Angkutan Umum Massal Trans Patriot.

"Armada sudah beroperasi pagi ini mulai pukul 05.00 sampai 21.00," kata Rahmat Effendi pada di Plaza Pemerintah Kota Bekasi pada Senin (26/11).

Rahmat mengatakan, selama sepekan Trans Patriot akan digratiskan untuk masyarakat umum. Setelah itu penumpang akan dikenakan tarif sebesar Rp 3.500 per orang.

Sebetulnya, penumpang dikenakan biaya Rp 7.000 per orang, namun pemerintah mengucurkan dana subsidi sehingga mereka dibebankan separuh harga.

"Pemerintah memberikan subdisi agar masyarakat bisa menjangkau transportasi aman dan nyaman," ujarnya.

Menurut dia, tahap pertama bus akan dioperasikan untuk dua trayek yakni Terminal Bekasi, Kecamatan Bekasi Timur sampai Harapan Indah, Kecamatan Medansatria dengan panjang lintasan 14,7 kilometer.

Sementara rute kedua untuk arah sebaliknya yakni Harapan Indah ke Terminal Bekasi sepanjang 9,6 kilometer.

Panjang lintasannya berbeda karena rute Terminal Bekasi-Harapan Indah lebih melambung dengan melintasi Jalan Ahmad Yani, Jalan Chairil Anwar dan Jalan Cut Meutia.

Sementara rute Harapan Indah-Terminal Bekasi berada pada garis lurus melintasi Jalan Sultan Agung, Jalan Sudirman dan Jalan Djuanda.

"Untuk headway (selisih waktu kedatangan bus) sekitar 5-10 menit antar halte," katanya.

Guna mengakomodir kebutuhan masyarakat, pemerintah akan menambah jumlah armada ini.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved