Breaking News:

Pembunuhan Pemandu Lagu, Dua Pelaku Pembunuh Pemandu Lagu Peragakan 13 Adegan Pembunuhan

Teriakan dari warga menyambut kedatangan sejoli pelaku pembunuhan pemandu lagu di rumah Kost 21.

Warta Kota/Feryanto Hadi
Dua pelaku pembunuh pemandu lagu datang ke rumah kos lokasi tempat pembunuhan pemandu lagu. Pemandu lagu ditemukan tewas di dalam lemari. 

Satu pukulan palu membuat Iin terkapar bersimbah darah.

Belum puas, Yustian menjerat leher Iin dengan tali sweater. Iin tak bisa bernafas. Ia meninggal beberapa saat kemudian.

Melihat Iin tak berdaya, keduanya bingung. Mereka membersihkan darah di lantai dengan menggunakan sweater.

Keduanya sempat berdiskusi apa yang akan mereka lakukan dengan mayat Iin. NR akhirnya menyarankan agar tubuh Iin dimasukkan ke dalam lemari.

Sesudahnya, keduanya duduk dan tampak bingung. Mereka membahas rencana untuk melarikan diri.

Yustian mengajak NR untuk bersembunyi ke rumah kerabatnya di Padang, Sumatera Barat. Mereka pun berbenah dan pergi meninggalkan kos itu.

Indra mengatakan, ada 13 agedan yang diperagakan oleh kedua pelaku untuk menjelaskan kronologi kejadian yang sebenarnya.

"Tersangka perempuan ini tidak melakukan apa-apa (pembunuhan) kepada korban. Akan tetapi, dia yang menyarankan agar korban disimpan dalam lemari," ujar Indra.

Dari pengakuan pelaku, hantaman palu dilakukan sekali, membuat korban tersungkur.

"Tapi, untuk memastikan semuanya kami masih perlu menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik Polri," ungkapnya.

Halaman
1234
Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved