Breaking News:

Pesawat Jatuh

Lion Air Gelontorkan Dana untuk Ahli Waris Korban Lion Air PK-LQP Capai Rp 245 Miliar

Pihak Lion Group menyatakan hak-hak ahli waris keluarga korban Lion Air PK-LQP akan segera diselesaikan secepatnya.

@sutopo_PN
Foto ajakan kepada para netizen (warganet) untuk tidak menyebarkan hoax maupun foto-foto yang bisa menambah trauma keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 Jakarta-Pangkal Pinang. 

Pihak Lion Group menyatakan hak-hak ahli waris keluarga korban Lion Air PK-LQP akan segera diselesaikan secepatnya.

Pihaknya akan menggelontorkan dana untuk 189 penumpang korban pesawat Lion Air mencapai Rp 245 miliar.

Hal tersebut disampikan oleh Managing Director of Lion Air Group Daniel Putut Kuncoro.

Ia mengatakan bahwa dalam proses pemberian asuransi kepada hak waris, memang berbeda dengan apa yang dilakukan Jasa Raharja.

"Mekanisme pemberian sedikit berbeda dengan Jasa Raharja, kami harus pastikan ahli waris harus yang pas dan sesuai, dan diberikan dengan mekanisme notaris, pengadilan, baru kita berikan. Kita kerjasama dengan satu bank pada ahli waris untuk terima santunan," kata Daniel Putut di RS Polri Kramat Jati, Jumat (23/11/2018).

Diungkapkan Daniel, bahwa setiap ahli waris keluarga korban pesawat Lion Air nantinya akan menerima dana sebesar Rp 1,3 miliar.

Namun hingga saat ini pihaknya masih melakukan proses dalam upaya pencairan dana tersebut.

"Asuransi pada ahli waris pada 189 penumpang dan awak, jumlahnya per penumpamg Rp 1,3 miliar, jadi kemungkinan jumlah total Rp 245 miliar yang diberikan ke penumpang," ujarnya.

Sedangkan Direktur Utama Jasa Raharja, Budi Rahardjo, mengungkapkan bahwa hingga 22 November 2018 lalu, sudah 103 ahli waris yang telah diberikan hak-haknya terkait asuransi.

"ini merupakan tanggung jawab pemerintah pada santunan para korban, sehingga besaran santunan 50 juta pada tiap ahli waris. Dalam bayar santunan, ada dua anak kecil yang jadi korban, kebetulan kedua orangtua juga jadi korban, sehingga sesuai aturan, mengenai ketentuannya ahli waris secara vertikal janda atau duda," katanya.

Diungkapkan Budi, bahwa pihaknya akan segera menyelesaikan terkait hak-hak ahli waris terkait santunan.

Terlebih pada hari ini ada 16 jenazah yang telah berhasil terindetifikasi.

"Kami hari ini segera selesaikannya lagi. Ini tak lepas dari kewajiban Lion, Yang 64 tak ditemukan ini juga akan kami segera selesaikan setelah koordinasi dengan Lion," ujarnya. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved