Breaking News:

Dugaan Korupsi Kemah

Dugaan Korupsi Kemah : Acara Tahun Lalu, Dahnil Anzar Baru Balikin Milliaran Tahun Ini, Polisi Heran

Acara Kemah Tahun Lalu, Dahnil Anzar Balikin Duit Rp 2 Milliar Baru Tahun Ini, Polisi Heran

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Prabowo Subianto dan Dahnil Anzar Simanjuntak. (Foto: Twitter @Dahnilanzar) 

KETUA Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak memenuhi pemanggilan penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan korupsi penyimpangan anggaran kegiatan kemah dan apel Pemuda Islam Indonesia yang digelar Kemenpora RI, tahun 2017 silam.

Kasubdit Tipikor Polda Metro Jaya AKBP Bhakti Suhendarwan mengatakan Dahnil baru saja mengembalikan uang sebesar Rp 2 miliar ke Kemenpora berkaitan acara tersebut.

Ketua PP Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak (tengah) bersiap menjalani pemeriksaan di Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (16/10/2018).
Ketua PP Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak (tengah) bersiap menjalani pemeriksaan di Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (16/10/2018). (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)

"Dahnil mengembalikan Rp 2 miliar ke Kemenpora. Hari ini mengembalikan," tutur Bhakti di Mapolda Metro Jaya, Jumat (24/11).

Namun demikian, polisi tak membeberkan alasan Dahnil mengembalikan uang tersebut setelah kasus itu naik ke tahap penyidikan. Padahal, kegiatan itu berlangsung pada tahun lalu.

Bhakti menyebut total anggaran Kemenpora untuk kegiatan kemah tersebut berjumlah Rp 5 miliar. Uang itu terdiri dari dana untuk GP Ansor dan Pemuda Muhammadiyah.

Terdapat dua proposal yang diajukan ke Kemenpora guna mencairkan dana sebesar Rp 5 miliar.

"Rp 5 miliar, untuk kegiatan itu nilai anggaran Rp 5 miliar. Dibagi jadi 2 proposal. Satu proposal itu ada yang 2 miliar ada yang Rp 3 miliar. GP Ansor kemarin sudah terklarifikasi, kita cek di Kemenpora segala macem. Tapi kami klarifikasi di lapangan ternyata kita temukan ada perbuatan malhukum, makanya kita lagi sidik dan itu kan udah gelar sama BPK juga," ujarnya.

Dahnil Anzar Simanjuntak usai menjadi narasumber diskusi publik di Gedung Bina Graha, Kantor Staf Presiden, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (7/9/2017).
Dahnil Anzar Simanjuntak usai menjadi narasumber diskusi publik di Gedung Bina Graha, Kantor Staf Presiden, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (7/9/2017). (TRIBUNNEWS/RINA AYU)

Dahnil diperiksa karena tandatangannya tertera di Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kegiatan yang proposalnya terpisah.

"Yang tandatangan ketua panitia (Ahmad Fanani), mengetahui Dahnil Anzar. LPJ-nya satu-satu karena masing-masing pihak mengajukan LPJ masing-masing. Makanya dari GP Anshor kemarin sudah terkonfirmasi dan sejauh ini memang klarifikasi itu kita masih agak benar," katanya.

Bhakti pun menilai ada kejanggalan saat Dahnil diketahui baru saja mengembalikan uang sebesar Rp 2 miliar ke Kemenpora berkaitan acara tersebut.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved