VIDEO: Demokrat Sebut SBY Kampanyekan Prabowo Sandiaga Seperti Wayang

Menurut Hinca baru turunnya SBY pada bulan Maret bukan karena setengah hati mendukung Prabowo.

- Sekretaris Jenderal Demokrat Hinca Pandjaitan menegaskan bahwa partainya tetap solid mendukung Prabowo-Sandi di Pemilu Presiden 2019

. Adapun rencana Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) mengkampanyekan Prabowo-Sandi pada Maret tahun depan atau satu bulan menjelang pemungutan suara merupakan bagian dari strategi. SBY ingin memastikan terlebih dahulu mesin partai Demokrat siap menghadapi Pileg dan Pilpres.

"Ada banyak pertanyaan soal soliditas. kami sudah dilihat tentu sebagai partai pengusung kamipun ingin agar Prabowo Sandi nanti didukung oleh partai-partai yang kuat dukungannya di parlemen. karena itu sebagai Sekjen kamipun harus menggerakan roda organisasi partai sampai ke bawah," kata Hinca usai menggelar pertemuan dengan Sekjen PAN, PKS, dan Gerindra di Jaan Daksa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu, (21/11/2018).

Menurut Hinca baru turunnya SBY pada bulan Maret bukan karena setengah hati mendukung Prabowo. Ia mengatakan kampanye SBY untuk Prabowo Sandi bulan Maret karena masa kampanye yang cukup lama.

"Kampanye ini panjang sekali 7 bulan dan sekarang baru 2 bulan pertama kita lewati. masih ada 5 bulan lagi. Jika teman-teman mengikuti Pilrpes yang lalu-lalu kampanye itu praktis 45 hari kalau kita hitung dan kalau kami sebut bulan Maret jatuhnya ke April tanggal 17 itu kira-kira persis segitu, 45 hari tadi," katanya.

Baru aktifnya SBY mengkampanyekan Prabowo-Sandi pada Maret mendatang menurut Hinca seperti pada cerita pewayangan. Yang mana menurutnya jagoan selalu muncul diakhir cerita.

"Kalau teman-teman paham, saya juga paham tentang lakon wayang, jadi kalau jagoannya yang munculnya di akhir, okey. di depannya itu kami kami dulu lah. Jadi biarkan pak SBY muncul pada saat yang tepat. Hitung-hitungan kami Maret itu," pungkasnya.

Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved