Breaking News:

Tiga Polisi Dikeroyok saat Selidiki Toko Obat Terlarang, Tiga Pelaku Ditangkap di Aceh

Empat pelaku pengeroyokan kepada tiga anggota Polsek Bekasi Kota berhasil diringkus.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Andy Pribadi
Warta Kota/Muhammad Azzam
Wakapolrestro Bekasi Kota AKBP Eka Mulyana saat ungkap kasus pada Kamis (22/11/2018). 

Laporan Wartawan Warta Kota, Muhammad Azzam

BEKASI, WARTA KOTA -- Empat pelaku pengeroyokan kepada tiga anggota Polsek Bekasi Kota berhasil diringkus.

Ketiga anggota Polisi itu merupakan Unit Reserse Kriminal Polsek Bekasi Kota dikeroyok saat selidiki toko obat terlarang, di kawasan Bintara, Bekasi Barat, pada Kamis (1/11/2018).

"Awalnya usai penyeroyokan satu pelaku langsung kita tangkap. Tiga pelaku lainnya kita tangkap di Kabupaten Bireun Aceh kemarin malam karena mereka langsung kabur," kata Wakapolrestro Bekasi Kota AKBP Eka Mulyana, saat ungkap kasus pada Kamis (22/11/2018).

Empat pelaku yang berhasil ditangkap bernama Billy, Raja Munanda, Reza Fernanda dan Agung Sanjaya Saputra.

"Pengelola toko obat itu bernama Raja Munanda juga kita amankan usai kabur ke Aceh. Ada empat pelaku pengeroyokan lainnya yang masih dikejar," ungkap Eka.

Empat pelaku yang masih dalam pengejaran yaitu Michel, Andre, Damon, Atek.

Wakapolrestro Bekasi Kota AKBP Eka Mulyana saat ungkap kasus pada Kamis (22/11/2018).
Wakapolrestro Bekasi Kota AKBP Eka Mulyana saat ungkap kasus pada Kamis (22/11/2018). (Warta Kota/Muhammad Azzam)

Eka mengatakan kejadian pengeroyokan berawal dari saat ketiga anggota Polsek Bekasi Kota bernama Ipda Kabul Priyono (Panit Narkoba), Bripka M Solichin (anggota), dan Bripda Arif Prabowo (anggota) menjalankan tugas untuk menyelidiki peredaran obat terlarang di toko obat Firdaus 2 di Bintara 11, Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat.

"Jadi dugaan awal toko itu menjual obat-obatan terlarang atau tidak berstandar Kefarmasihan. Mereka periksa dan benar ditemukan sejumlah obat keras tanpa izin," ucapnya.

Dalam pengeledahan itu ditemukan 39 butir paket obat jenis eksimer dan obat CTM sebanyak 40 paket.

Pengelola dan teman toko obat itu tidak terima toko digeledah sehingga terjadi adu mulut yang berujung pemukulan terhadap ketiga anggota polisi tersebut.

"Mereka juga meminta ketiga anggota polisi itu menunjukkan surat tugas dan Kartu Anggota Polisi karena tidak percaya. Cekcok itu terus berlanjut dan semakin meluas karena pelaku menelpon teman-teman yang lainnya hingga terjadi pengeroyokan dan berlanjut ke depan Pos Subsektor Bintara," jelasnya.

Ipda Kabul Priyono mengalami luka pecah bibir atas dan memar pada kening dan luka robek.

Wakapolrestro Bekasi Kota AKBP Eka Mulyana saat ungkap kasus pada Kamis (22/11/2018).
Wakapolrestro Bekasi Kota AKBP Eka Mulyana saat ungkap kasus pada Kamis (22/11/2018). (Warta Kota/Muhammad Azzam)

Bripka Solichin mengalami luka pendarahan cukup parah pada bagian hidung hingga dilakukan operasi.

Bripda Arief Prabowo mengalami luka memar dan robek pada dibagian telapak tangan.

Atas perbuatannya, keempat pelaku itu dikenakan Pasal 170 KUHP Tindak Pidana Kekerasan dan diancam hukuman maksimal 9 tahun penjara.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved