RS Polri akan Umumkan Korban Pesawat Lion Air yang Terindentifikasi dan Tidak Teridentifikasi

Rumah Sakit Polri Kramat Jati akan tetap menerima dan mengindentifikasi jenazah jika ada pengiriman.

Warta Kota/Adhy Kelana
Tangis keluarga korban Lion Air yang jatuh di perairan Karawang, pecah karena kesedihan yang mendalam. 

Tim DVI Polri akan menghentikan proses indentifikasi para korban pesawat Lion Air pada Jumat (23/11/2018) besok.

Namun, walau begitu, Rumah Sakit Polri Kramat Jati akan tetap menerima dan mengindentifikasi jenazah jika ada pengiriman.

Nantinya, pihak tim DVI akan menyerahkan daftar-daftrar nama para penumpang lion air yang tidak teridentifikasi dan diserahkan kepada pihak Lion Air untuk penerbitan akta kematian di Dirjen Dukcapil.

"Jadi untuk besok setelah kita melakukan final rekon untuk penumpang yangg nama-namanya tidak termasuk dalam penumpang yang teridentifikasi, semuanya akan kami berikan kepada pihak lion selaku maskapai," kata Bidang DVI Pusdokkes Polri Kombes Pol, Lisda Cancer, Kamis (22/11/2018).

Meski proses identifikasi berakhir karena tidak ada lagi bodypart yang diperiksa, pihak DVI Polri masih menunggu beberapa sampel DNA yang masih dilakukan pencocokan pada malam ini. Sehingga diharapkan ada temuan individu baru.

Namun walau begitu, pihak Rumah Sakit Polri Kramat Jati kembali tetap akan melakukan identifikasi jenazah korban pesawat Lion Air jika ada temuan yang dikirim ke RS Polri.

Sehingga, proses identifikasi dilakukan secara personal RS Polri.

"Ya otomatis berakhir kan udah ga ada yang diperiksa lagi. Kecuali misalnya nanti ada kiriman temuan baru dari nelayan misalnya kan.

Nelayan datang bawa ini ya kita periksa. Tapi ga dalam operasi DVI ini, langsung diperiksa di kamar jenazah nanti sampelnya langsung dikirim ke lab DNA," ujarnya.

Wakil Kepala Tim DVI Polri, Kombes pol Triyawan Masudi mengungkapkan bahwa 195 kantong jenazah korban yang diterima oleh Rumah Sakit Polri Kramat Jati dalam kecelakaan pesawat Lion Air telah terindentifikasi.

Di mana dari 195 kantong jenazah korban Lion Air tersebut terdapat sebanyak 666 bagian tubuh dan telah diambil sampel DNA-nya, sehingga telah berhasil mengindetifikasi sebanyak 109 penumpang hingga hari ini.

Dengan selesainya proses identifikasi tersebut, dapat dilihat berapa nantinya jumlah penumpang yang tidak terevakuasi saat proses pencarian para korban dengan sebanyak 666 bagian tubuh.

Karena, saat ini, 666 bagian tubuh yang ada sudah teridentifikasi seluruhnya.

"Jadi 195 kantong jenazah yang terdiri dari beberapa body part itu sudah selesai pemeriksaannya. Artinya pemeriksaan 195 kantong jenazah ini sudah semua diperiksa baik medis maupun propertinya. Hasilnya bagaimana? Dari 195 kantong jenazah maupun beberapa body part itu besok kita rilis," kata Kombes Triawan di RS Polri Kramat Jati, Kamis (22/11/2018).

Menurut Triawan, 666 bagian tubuh yang masih ada biasa saja bagian tubuh yang sudah teridentifikasi sebelumnya.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved