Pembunuhan di Bekasi

Polwan Cantik Pemeran Korban Pembunuhan Ini Curi Perhatian, Baru Pertama Kali Ikut Rekonstruksi

Dalam rekonstruksi itu, para korban diperankan oleh polisi. Satu pemeran pengganti menarik perhatian para awak media dan warga setempat.

Polwan Cantik Pemeran Korban Pembunuhan Ini Curi Perhatian, Baru Pertama Kali Ikut Rekonstruksi
Warta Kota/Muhamad Azzam
Iptu Vebry Sintya Yunindra (kanan) saat memerankan korban Maya Ambarita dalam rekonstruksi pembunuhan satu keluarga di Bekasi, Rabu (21/11/2018). 

REKONSTRUKSI pembunuhan satu keluarga di Bekasi digelar oleh pihak kepolisian di Jalan Bojong Nangka 2, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (21/11/2018).

Dalam rekonstruksi itu, para korban diperankan oleh polisi.

Satu pemeran pengganti menarik perhatian para awak media dan warga setempat.

Adalah Iptu Vebry Sintya Yunindra yang menjadi bahan perbincangan kala itu.

Ia berperan sebagai Maya Ambarita, salah satu korban yang dibunuh tersangka Haris Simamora.

Baca: Jelang Rekonstruksi Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi, Emak-emak Datang Lebih Pagi Ketimbang Polisi

Perempuan berkulit putih itu diketahui bertugas di Subdit Indag Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Pantauan Tribunnews.com, perempuan berambut sebahu itu tampak tenang selama mengikuti proses rekonstruksi sebagai korban.

Mengenakan seragam polisi Reskrim berwarna hitam, Vebry terlihat menjalankan reka ulang adegan dari awal hingga akhir di kediaman alamrhum Diperum Nainggolan itu.

Baca: Kerabat Satu Keluarga yang Dibunuh di Bekasi Teriak Minta Pelaku Dicabut Giginya Satu per satu

Mengenai perannya sebagai korban, ia mengaku hanya menjalankan perintah Kanit I Subdit Resmob Polda Metro Jaya Kompol Malvino.

"Ya itu sudah perintah pimpinan, ya kami harus melaksanakan sebaik-baiknya," ujar Vebry, saat ditemui di Polsek Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (21/11/2018).

Vebry menjelaskan dirinya baru pertama kali menjadi pemeran pengganti dalam proses rekonstruksi pembunuhan.

Baca: Nyaris Lempari Pakai Batu dan Botol, Warga Teriak Minta Haris Simamora Dibunuh

Namun demikian, polwan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2012 itu mengaku tak kesulitan. Alasannya, dirinya hanya memperagakan semua adegan seperti yang diperintahkan oleh pimpinannya.

"Belum ya, selama ini terjun ke penyidikan. Baru pertama kali ini. Baru kali ini. Tapi sebenarnya itu simple ya. Cuma sebagai korban, dan apa pun yang dilakukan sesuai dengan adegan nyata dari tersangka," jelasnya. (Vincentius Jyestha)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved