Penangkapan Hercules

Polisi Temukan Surat Kuasa saat Geledah Rumah Hercules

Dalam penggeledahan di rumah Hercules tersebut pihak kepolisian membawa sejumlah surat kuasa.

Polisi Temukan Surat Kuasa saat Geledah Rumah Hercules
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edi Suranta Sitepu. 

Laporan Wartawan Warta Kota, Panji Baskhara Ramadhan

Warta Kota, Palmerah - Pihak kepolisian Polres Metro Jakarta Barat lakukan penggeledahan di rumah mewah milik Hercules Rosario Marshal, di Komplek Kebon Jeruk, Kembangan, Jakarta Barat, pada Rabu (21/11/2018), malam.

Dalam penggeledahan di rumah Hercules tersebut pihak kepolisian membawa sejumlah surat kuasa.

"Hanya surat kuasa saja. Namun tak tahu pasti surat kuasa yang mana. Penggeledahan ketika itu bersama tim penyidik. Saat penggeledahan di mobil miliknya (Hercules), nihil," jelas Kanit Krimum Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKP Rulian Syauri, Kamis (22/11/2018).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edi Suranta Sitepu, menjelaskan, dalam penggeledahan di rumah Hercules, pihaknya telah mengamankan surat kuasa lapangan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edi Suranta Sitepu.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edi Suranta Sitepu. (Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan)

"Jadi kemarin, Hercules ditetapkan tersangka dan hari ini resmi ditahan. Hercules kooperatif dan mengakui semua perbuatannya. Kemarin malam, kami juga menggeledah di rumahnya Hercules. Kami pun mendapatkan surat kuasa lapangan. Surat kuasa tersebut, tentu penting bagi penyidik, khusunya di proses penyidikan," papar Edi.

Edi menambahkan, pihaknya saat ini sedang melakukan pemeriksaan saksi-saksi.

Menurut Edi, saksi-saksi itu merupakan pemilik surat kuasa lapangan yang diberikan ke Hercules.

"Saksi-saksi masih dalam pemeriksaan kami secara intensif. Nanti kami akan menentukan, apakah bisa ditingkatkan statusnya (Hercules) atau tidak. Sebab menurut saksi-saksi, apabila Hercules saat itu ikut masuk ke kantor PT Nila di Kalideres bersama puluhan preman lainnya," ucapnya.

Diterangkan Edi, pihaknya telah memeriksa 23 saksi sampai dengan hari ini.

Setelah itu, pihak Polres Jakarta Barat bakal melengkapi berkas-berkas Hercules, untuk dilimpahkan langsung ke Kejaksaan.

Hingga kini, Hercules masih diminta diperiksa mengenai kasus premanisme yang dilakukan, di Kawasan Kalideres Jakarta Barat.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Hengki Haryadi, mengatakan jika Hercules, ditetapkan sebagai tersangka.

"Pada 7 November 2018 lalu, kami melakukan penindakan terhadap 23 preman, yang dari dua kelompok yang berbeda. Khusus Hercules itu, diawali dengan terjadinya perbuatan melawan hukum pada 8 Agustus 2018 terhadap sebuah Komplek Ruko dan lahan di Kalideres. Menurut fakta hukum dan keterangan saksi, kelompok preman ini sempat lakukan penyerangan yang dipimpin langsung Hercules ini," papar Hengki. (BAS)

Penulis:
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved